Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. DAK di 2020 harus berbasis kinerja
  • Senin, 03 Desember 2018 — 18:15
  • 368x views

DAK di 2020 harus berbasis kinerja

Ia mengatakan sudah berulang kali menyampaikan kepada seluruh ASN dilingkup pemerintah Kota Jayapura bahwa ke depan pihaknya akan melakukan uji coba pembayaran Tunjangan Penghasilan Tambahan (TPT) pada 2019.
Asisten Bidang Umum Papua, Elysa Auri, didampingi Wali Kota Jayapura Benhur Tomy Mano dan Plt Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua, Asyik Fauzi, bersama-sama memukul tifa - Jubi/Alex.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan pada tahun 2020 mendatang, pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus berbasis kinerja.

“Artinya setiap OPD harus mempunyai kinerja yang memiliki tingkat penyerapan yang baik, karena penyerapan DAK tahun ini akan diperhitungkan pada pengalokasian DAK tahun berikutnya. Bisa jadi OPD yang tidak memiliki kinerja yang baik tidak akan mendapatkan DAK tersebut,” kata BTM sapaan akrabnya kepada wartawan, Senin (3/12/2018).

Ia mengatakan sudah berulang kali menyampaikan kepada seluruh ASN dilingkup pemerintah Kota Jayapura bahwa ke depan pihaknya akan melakukan uji coba pembayaran Tunjangan Penghasilan Tambahan (TPT) pada 2019 mendatang dan BTM juga meminta ketegasan dari pimpinan OPD harus menyiapkan sistem dan SDM-nya dengan baik.

“Jangan sampai orang yang bodoh dan yang pintar pendapatannya sama. Saya juga meminta agar pimpinan jangan terlalu memarahi bawahannya karena semua yang ada di pemerintahan mempunyai tugas dan perannya masing-masing. Kita harus saling menghargai sehingga pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan target,” ujarnya.

Selain itu BTM mengatakan, usulan kegiatan yang akan didanai dari DAK harus direncanakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), serta sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

"Ini dimaksudkan, agar penganggaran DAK, kita bisa menyusun perencanaan DAK jangka menengah secara lebih terintegratif, holistik. Dan memberikan "output" dan dampak "outcome" yang nyata, agar memberi manfaat untuk masyarakat," katanya.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae juga mengimbau kepada sejumlah OPD agar dapat mengawal penggunaan DAK yang bersumber dari APBN tahun 2018, khususnya dalam pendanaan pembangunan fisik.

"Inti, dalam pengelolaan penggunaan DAK tahun 2017 di masing-masing OPD harus bisa maksimal, semua dana yang diberikan oleh pusat harus bisa diserap 100 persen untuk segala pembangunan fisik," ujarnya.

 Sekadar diketahui, realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Papua sampai Oktober 2018, baru mencapai Rp2,56 triliun atau 52,5 persen dari total pagu DAK yang mencapai Rp4,98 triliun.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Asisten Bidang Umum Papua, Elysa Auri, saat rapat koordinasi akuntabilitas dan pelaporan keuangan antara kantor wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Pemerintah Daerah se-Papua, belum lama ini.

Menurutnya, pagu DAK untuk Papua merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Yang mana, terdistribusi ke dalam 26 bidang, yakni 11 bidang reguler, sembilan bidang penugasan, dan enam bidang afirmasi.

"Ini yang harus mejadi konsen kita di Papua, sebab dengan anggaran terbesar tapi realisasi penyaluran dan penyerapan serta fisik paling rendah," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

BTM imbau tak ada bunyi petasan jelang malam Natal dan tahun baru

Selanjutnya

Mahasiswa Uncen: Polisi jangan arogan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34421x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23019x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18980x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe