Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Ikan melimpah, lima perusahaan di Merauke tak mampu beli tangkapan nelayan
  • Senin, 03 Desember 2018 — 18:48
  • 2873x views

Ikan melimpah, lima perusahaan di Merauke tak mampu beli tangkapan nelayan

Hanya saja, ikan tangkapan nelayan mengalami peningkatan sangat signifikan, sehingga kelima perusahaan tersebut tak mampu membeli secara rutin setiap hari.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke, Florentinus Suhono Suryo, saat memberikan keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi -  Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke, Florentinus Suhono Suryo, mengatakan lima perusahaan telah didatangkan pemerintah daerah untuk membeli ikan hasil tangkapan nelayan setempat.

Hanya saja, ikan tangkapan nelayan mengalami peningkatan sangat signifikan, sehingga kelima perusahaan tersebut tak mampu membeli secara rutin setiap hari.

“Memang kalau perusahaan mengambil ikan dari nelayan, tentunya dibutuhkan freezer dengan kapasitas besar yang dapat menampung ikan dalam jumlah banyak dari nelayan,” ujar Florentinus kepada Jubi Senin (3/12/2018).

Sejauh ini, lanjut dia, baru ada lima perusahaan ikan yang berinvestasi di Merauke, membeli ikan dari masyarakat. Hanya masih kurang, sehingga ruang masih dibuka kepada investor lain.

“Kami masih terus membangun komunikasi bersama sejumlah investor agar mengoperasikan kapal di perairan Arafura dan sekitarnya, membeli ikan hasil tangkapan nelayan Merauke,” katanya.

Dijelaskan, dampak dari moratorium yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, sangat besar. Dimana, dari waktu ke waktu, ikan yang ditangkap nelayan jumlahnya terus bertambah banyak.

“Saya menyadari kalau banyak ikan yang ditangkap nelayan, ada juga dibuang begitu saja, karena jumlahnya terlalu banyak,” katanya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Tarsisius Awi, minta pemerintah harus bergerak cepat mencari investor yang bisa mengoperasikan kapal-kapal untuk membeli ikan dari nelayan.

“Dari kunjungan kerja saya di sejumlah kampung di Distrik Kimaam dan Waan, banyak ikan yang ditangkap nelayan orang asli Papua, dibuang begitu saja karena tak ada yang membeli,” ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Delapan puskesmas dibangun, hanya dua yang selesai

Selanjutnya

Data ganda, e-KTP tak bisa dicetak

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34420x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23018x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18979x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe