Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Legislator Papua: Solpap dan BUMD dijadikan mitranya
  • Senin, 03 Desember 2018 — 19:43
  • 755x views

Legislator Papua: Solpap dan BUMD dijadikan mitranya

"Hal itu dilakukan agar ada pasar yang memungkinkan komoditi pangan lokal dan pangan olahan dari pangan lokal Papua dapat dibeli dan ditampung. Hal ini menjadi sebuah permasalahan yang dihadapi oleh petani dan nelayan serta pembudidaya pasar," kata Gobay, kepada Jubi, Senin (3/12/2018).
Mama-mama Papua sedang berjualan di pasar Mama-mama Papua di Jalan Percetakan Negara, Kota Jayapura – Jubi. Dok
Hengky Yeimo
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua delegasi adat, John N.R Gobay, mengatakan pemerintah segera menetapkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Solidaritas Papua (Solpap) sebagai mitra.

"Hal itu dilakukan agar ada pasar yang memungkinkan komoditi pangan lokal dan pangan olahan dari pangan lokal Papua dapat dibeli dan ditampung. Hal ini menjadi sebuah permasalahan yang dihadapi oleh petani dan nelayan serta pembudidaya pasar," kata Gobay, kepada Jubi, Senin (3/12/2018).

John N.R Gobay mengatakan harus  dipahami bahwa pasar bukan berarti bangunan dalam bentuk fisik. Tetapi pasar tradisional dan ada pihak yang siap membeli dan menampung pangan lokal serta pangan olahan hasil produksi masyarakat Papua.

"Sehingga petani dan pedagang tidak berlama-lama duduk di pasar atau berjualan di pinggir jalan. Untuk itu perlu ada gudang penampungan pangan lokal," katanya.

Lanjut Gobay, pasar Mama-Mama Papua di Kota Jayapura dapat dijadikan sebagai gudang penampungan, tempat menjual bagi petani dan pedagang Papua.

"Yang menampung pangan lokal dan mitranya adalah BUMD atau Solpap. Dalam pelaksanaannya, ASN wajib membeli pangan lokal di Solpap atau BUMD yang ditunjuk," katanya.

John mengatakan pedagang sli Papua memerlukan kemitraan usaha. Artinya, dalam pengembangan pangan lokal juga belum dapat dilakukan baik karena belum adanya mitra usaha, yang fokus menjadi mitra dari petani dan nelayan, baik itu BUMD, Badan Usaha Masyarakat Adat, BUMN, atau swasta. 

"Untuk menampung hasil pangan lokal dan juga pangan olahan yang akan dijual agar petani tidak lagi harus berpikir tentang belum adanya pasar. Tetapi telah ada yang menampung pangan lokal mereka," katanya.

Sementara itu, Ketua Solpap, Frengky Warer, mengatakan apabila pemerintah daerah setuju dan melakukan MoU, itu jauh lebih baik.

"Kami di Solpap tentunya sangat senang. Apabila kami bersama BUMD menyediakan pangan lokal untuk didistribusikan ke seluruh Papua," katanya.

Lanjut, Frengky, ke depan apabila pemerintah menyetujui mereka akan mengatur melalui koperasi KOMPAP terkait dengan penyaluran pangan lokal.

loading...

Sebelumnya

62 SPBU di Papua sudah pasok solar B20

Selanjutnya

Keripik singkong jadi mata pencaharian

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34420x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23018x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18979x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe