Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pembunuhan Nduga : Belum ada saksi mata, Polres Jayawijaya antisipasi hal terburuk
  • Selasa, 04 Desember 2018 — 10:19
  • 1555x views

Pembunuhan Nduga : Belum ada saksi mata, Polres Jayawijaya antisipasi hal terburuk

Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan ambulance dan mobil jenazah di Habema bersama tim yang akan menjemput korban. Meski begitu, kepolisian tetap mengambil sikap terburuk karena informasi yang sesungguhnya belum diketahui pasti.
Posko kasus Nduga di Polres Jayawijaya - Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Victor Mambor

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi  - Polres Jayawijaya telah menyiapkan posko evakuasi para korban penembakan yang terjadi di distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua di Mapolres.

Wakapolres Jayawijaya, Kompol Andreas Tampubolon mengatakan, untuk melakukan evakuasi korban pada Selasa (4/12/2018) sebanyak 139 anggota gabungan Polri dan TNI telah menggunakan jalan darat dengan 25 kendaraan roda empat.

“Pastinya posko kita siapkan di Polres. Namun evakuasi kita tidak akan sampai ke lokasi kejadian. Hanya sampai di Habema dan evakuasi korban dilakukan. Tim DVI Polda Papua juga sudah disiapkan,” katanya kepada wartawan di Mapolres, Selasa (4/12/2018).

Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan ambulance dan mobil jenazah di Habema bersama tim yang akan menjemput korban. Meski begitu, kepolisian tetap mengambil sikap terburuk karena informasi yang sesungguhnya belum diketahui pasti.

Baca juga 24 pekerja jalan trans Papua di Nduga tewas dibunuh

“Saya sampaikan secara normatif, kita ambil yang terburuknya. Karena saksi mata yang melihat langsung itu belum ada. Kalau memang benar terjadi, pesawat tidak akan terima kalau kita tidak menyiapkan peti yang sesuai dengan ketentuan dari karantina. Oleh sebab itu suka tidak suka kita harus mempersiapkan karena tidak ada kendaraan lain selain menggunakan penerbangan untuk keluar dari Wamena ke kota asal para korban,” sambungnya.

Ketua I DPRD Kabupaten Nduga, Alimin Gwijangge memastikan jika pelaku penembakan terhadap pekerja jalan dan jembatan di Yall merupakan kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya.

Ia menjelaskan, para tenaga kerja yang menjadi korban ini terbagi di tiga tempat berbeda diantaranya di kali Yigi, Kali Irigi dan Kali Aorak.

“Saya memang tidak ada di Nduga saat kejadian, tetapi saya memantau terus kejadian di sana. Namun sebab akibat kejadian belum pasti karena apa. Tetapi informasinya ada delapan orang yang dikabarkan sempat selamat,” kata Alimin Gwijangge yang ketika dihubungi semalam (Senin, 3/12/2018) sudah berada di Keneyam, Nduga. (*)

loading...

Sebelumnya

24 pekerja jalan trans Papua diduga tewas dibunuh

Selanjutnya

Warga sekitar Stadion Papua Bangkit khawatir direlokasi

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34424x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23039x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18982x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe