Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pemprov Papua minta aparat keamanan tangkap pelaku pembunuhan di Nduga
  • Selasa, 04 Desember 2018 — 16:18
  • 2864x views

Pemprov Papua minta aparat keamanan tangkap pelaku pembunuhan di Nduga

"Orang-orang pengacau keamanan itu perlu diberantas. Saya harap masyarakat dan pemerintah di Nduga supaya membantu aparat keamanan," kata Wakerkawa, kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (4/12/2018).
Jalan trans Papua – Jubi/IST
Alexander Loen
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua minta aparat keamanan (TNI/Polri) segera memastikan informasi terkait pembunuhan 24 pekerja PT. Istaka Karya yang terjadi di Distrik Yall, Kabupaten Nduga. Jika hal itu benar, segara menangkap para pelaku.

Asisten Bidang Pemerintahan Papua, Doren Wakerkwa, mengatakan sebagai mantan caretaker Bupati Nduga, dirinya minta pemerintah dan masyarakat setempat untuk membantu serta memfasilitasi aparat keamanan untuk menyisir lokasi penembakan.

"Orang-orang pengacau keamanan itu perlu diberantas. Saya harap masyarakat dan pemerintah di Nduga supaya membantu aparat keamanan," kata Wakerkawa, kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (4/12/2018).

Menurut ia, harus ada operasi secara nasional karena kelompok bersenjata yang beroperasi di Nduga sudah mengganggu keamanan nasional.

"Kelompok bersenjata sudah menghilangkan nyawa 24 pekerja, jelas ini sudah keterlaluan dan perlu ditindak tegas," ujarnya.

Apa yang dilakukan kelompok ini, ujar ia, sudah masuk dalam kategori pelanggaran HAM berat. "Pembunuhan secara brutal jelas sudah pelanggaran HAM. Buka jalan seluas-luasnya untuk aparat melakukan penyisiran, agar pelaku segera ditangkap dan diadili," kata Doren Wakerkwa.

Wakil Ketua DPRD Nduga, Alimin Gwijange, mengatakan 24 pekerja PT. Istaka Karya tewas dibunuh kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya.

“Ya benar. Ada 24 orang yang dibunuh. Dua lainnya melarikan diri,” kata Gwijangge.

Gwijangge mengatakan saat kejadian ia sedang berada di Timika dalam perjalanan menuju Jayapura untuk mengikuti diklat. Namun setelah mendengar kabar tersebut, ia kembali ke Nduga.

Mengenai apakah mereka ditembak atau dibunuh dengan senjata tajam atau barang lainnya, Gwijangge belum bisa mengkonfirmasinya. Menurutnya, korban tewas ada di satu tempat yang hanya bisa dijangkau dengan jalan darat dan komunikasinya hanya menggunakan SSB. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemprov minta mahasiswa Papua fokus selesaikan studi  

Selanjutnya

Gubernur Papua harap realisasi PBB-KB naik

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34420x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23018x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18979x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe