Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Dinas Peternakan Merauke ingatkan penjagal tak potong sapi betina
  • Selasa, 04 Desember 2018 — 17:08
  • 389x views

Dinas Peternakan Merauke ingatkan penjagal tak potong sapi betina

“Tahun ini terjadi peningkatan populasi sapi hingga 36.000 ekor. Dalam setiap kesempatan, kami selalu mengingatkan kepada para penjagal agar membeli sapi jantan untuk dipotong. Tak boleh sapi betina,” ujar Pastika, kepada sejumlah wartawan, Selasa (4/12/2018).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Merauke, I Nengah Pastika, saat memberikan keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi - Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Merauke, I Nengah Pastika, mengingatkan kepada para penjagal, agar tak membeli sapi betina dari masyarakat untuk dipotong. Jika hal itu dilakukan, dipastikan populasi sapi di Merauke akan berkurang.

“Tahun ini terjadi peningkatan populasi sapi hingga 36.000 ekor. Dalam setiap kesempatan, kami selalu mengingatkan kepada para penjagal agar membeli sapi jantan untuk dipotong. Tak boleh sapi betina,” ujar Pastika, kepada sejumlah wartawan, Selasa (4/12/2018).

Lalu, jelas dia, pemotongan harus dilakukan di rumah potong hewan (RPH). Karena sebelum dipotong, sapi-sapi tersebut perlu diperiksa terlebih dahulu oleh dokter hewan.

Dijelaskan, saat ini, dinas telah bekerjasama dengan kepolisian untuk ikut mengawasi jangan sampai adanya pemotongan sapi betina di luar tempat yang telah ditentukan.

Sejauh ini, katanya, belum ditemukan pelanggaran. Hanya saja, jika ditemukan, tetap akan diproses secara hukum, lantaran melakukan pemotongan sapi betina melanggar aturan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko, beberapa waktu lalu mengungkapkan jika sampai sapi betina dipotong, dipastikan populasi sapi di Merauke akan berkurang.

“Ya, karena sosialisasi terus kami berikan kepada penjagal, sehingga setiap sapi yang dibeli dari masyarakat untuk dipotong adalah sapi jantan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Merauke upayakan dana untuk kelurahan

Selanjutnya

Dosen UGM bagikan ilmu pengembangbiakan sapi

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34424x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23037x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18982x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe