Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Cari bibit pemain, Persipura mesti lakukan kompetisi tahunan
  • Rabu, 05 Desember 2018 — 00:04
  • 790x views

Cari bibit pemain, Persipura mesti lakukan kompetisi tahunan

"Dulu banyak klub-klub divisi I dan Divis II Persipura. Saya yakin kalau itu jalan, Persipura tak kekurangan stok pemain. Jadi jangan selalu menganggap Persipura kekurangan stok pemain," ujarnya. 
Mantan pemain Persipura, Jack Komboy - Jubi/Arjuna Pademme.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Mantan pemain Persipura, Jack Kamasan Komboy mengatakan, Persipura perlu kembali menyelenggarakan kompetisi tahunan untuk mencari pemain generasi mendatang di kubu tim berjuluk Mutiara Hitam itu. 

Ia mengatakan, beberapa tahun lalu, Persipura pasti menggelar kompetisi untuk mencari bibit pemain dari berbagai kabupaten (kota) di Papua di tiap tahunnya. Namun sejak 7-8 tahun terkahir, kompetisi serupa tak ada lagi. 

Ia yakin, jika kompetisi Persipura kembali digelar, pemain-pemain dari berbagai kabupaten (kota) akan antusias ambil bagian lantaran mereka tahu jika mampu menampilkan performa terbaik, akan diseleksi masuk ke tim Mutiara Hitam. 

"Tidak sulit menemukan pemain pelapis atau pemain masa depan di Persipura, kalau (manajemen) Persipura mau seperti beberapa tahun lalu. Menggelar kompetisi di bawah Persipura," kata Jack Komboy, Selasa (4/12/2018). 

Menurutnya, sudah banyak pemain Persipura yang dilahirkan dari kompetisi tersebut, salah satunya adalah ia sendiri. 

"Dulu banyak klub-klub divisi I dan Divis II Persipura. Saya yakin kalau itu jalan, Persipura tak kekurangan stok pemain. Jadi jangan selalu menganggap Persipura kekurangan stok pemain," ujarnya. 

"Banyak yang bicara, tapi mereka tidak pernah merasakan sebagai pemain. Saya bicara sebagai mantan pemain, sesuai  pengalaman saya," ucapnya. 

Sementara Sekretaris Komisi V DPR Papua bidang olahraga, Natan Pahabol mengatakan, Persipura identik dengan jati diri orang asli Papua (OAP), dan menjadi semangat OAP dalam bertanding, 

"Dulu Persipura main orang ramai nonton dan memberikan simpati. Kini kenapa semangat itu menurun. Ini pertanyaan besar," kata Natan Pahabol.

 Menurutnya, perlu dilakukan evaluasi bahkan jika memungkinkan manajemen Persipura diserahkan ke Pemprov Papua agar ruang lingkupnya lebih besar.

"Sekarang ini kan Persipura krisis pemain dan keuangan. Ini yang melemahkan Persipura. Kalau tidak diberikan ke provinsi, sebaiknya diserahkan pengelolaannya  ke pihak swata tapi nama , lapangan tidka boleh diubah. Hanya manajemennya saja," ucapnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Persipura mania dukung #edyout

Selanjutnya

Melatih SDM wasit/juri di Papua

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34066x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19011x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17654x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe