Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Dir Lantas Polda Papua: Mahasiswa punya SIM tapi belum tahu berlalu lintas yang baik
  • Rabu, 05 Desember 2018 — 10:49
  • 461x views

Dir Lantas Polda Papua: Mahasiswa punya SIM tapi belum tahu berlalu lintas yang baik

“Seminar ini kesempatan sangat bagus untuk kami memberikan materi kepada mahasiswa agar mereka mengerti berlalu lintas yang benar dan aman,” kata MH Ritonga, usai menyampaikan materi pada Seminar Keselamata Berlalu Lintas, di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Selasa (4/12/2018).
Dir Lantas Polda Papua, MH Ritonga, saat diwawancara – Jubi/David Sobolim
David Sobolim
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polda Papua, MH Ritonga, mengatakan banyak mahasiswa sudah memiliki SIM tetapi belum tahu berlalu lintas dengan baik.

“Seminar ini kesempatan sangat bagus untuk kami memberikan materi kepada mahasiswa agar mereka mengerti berlalu lintas yang benar dan aman,” kata MH Ritonga, usai menyampaikan materi pada Seminar Keselamata Berlalu Lintas, di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Selasa (4/12/2018).

Kegiatan ini digelar atas kerja sama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uncen Jayapura dengan Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Papua.

Ritonga menambahkan seminar ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan tentang peraturan lalu lintas di Indonesia.

“Bagi mahasiswa yang belum memiliki SIM, saat mencari SIM dan melakukan uji praktek, mereka sudah paham semua aturan lalu lintas. Itu harapan kita,” katanya.

Saat menyampaikan materi, MH Ritonga memberikan hadiah pembuatan SIM gratis bagi mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan dengan baik.

Ritongan mengatakn angka kecelakaan di Kota Jayapura tinggi sekali karena pemahaman masyarakat tentang peraturan lalu lintas masih sangat kurang.

“Dalam satu hari bisa terjadi 20 sampai 30 kecelakaan di Kota Jayapura,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2018, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 253 jiwa. Kecelakaan itu terjadi, kata Ritonga, bukan semata-mata karena faktor konsumsi minuman beralkohol, tetapi juga kelalaian dalan membawa kendaraan.

Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Jayapura, tambah Ritongan, dari  tahun ke tahun terus meningkat. Untuk menguranginya, Dit Lantas Polda Papua gencar mengkampanyekan keselamatan berlal lintas dengan mendatangi sekolah dan kampus di Kota Jayapura dan sekitarnya.

Efraim, mahasiswa Fakultas Kedokteran Uncen, mengatakankan dirinya kecewa kepada panitia karena informasi pertama yang diterima yang dibaca dari papan informasi, ada pembuatan SIM gratis. Tetapi sampai di autodirium, ternyata tidak ada pembuatan SIM gratis. (*)

loading...

Sebelumnya

Ketua KNPI Papua: Noken ibarat mama bagi anak Papua

Selanjutnya

Papua, daerah pembungkaman ruang demokrasi

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34066x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19012x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17655x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe