Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. HAS 2016, KPA Kota Sorong bagikan ratusan pita merah dan brosur
  • Jumat, 02 Desember 2016 — 09:01
  • 874x views

HAS 2016, KPA Kota Sorong bagikan ratusan pita merah dan brosur

Ratusan pita merah lalu dibagikan kepada masyarakat dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), seperti dinas kesehatan, sosial, pendidikan dan pariwisata serta sektor swasta dan Polres Sorong Kota.
KPA Kota Sorong dan lembaga-lembaga yang konsentrasi pada penanganan masalah HIV-AIDS usai membagikan pita dan brosur dalam rangka Hari AIDS Sedunia, 1 Desember 2016 – Jubi/Florence Niken
Florence Niken
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sorong, Jubi – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sorong, Papua Barat membagikan pita dan brosur untuk memperingati HAS (Hari AIDS Sedunia), 1 Desember 2016.

 

Mereka juga membentangkan spanduk dan pamflet. “Jauhi virusnya, bukan orangnya.” Demikian salah satu tulisan dalam kampanye ajakan yang dibentangkan KPA  di Kota Sorong, Kamis (1/12/2016).

Ratusan pita merah lalu dibagikan kepada masyarakat dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), seperti dinas kesehatan, sosial, pendidikan dan pariwisata serta sektor swasta dan Polres Sorong Kota.

Pengelola program KPA Kota Sorong, Ais Tanto mengatakan, pihaknya melakukan advokasi berupa pembagian pita merah dan brosur berisikan informasi tentang ODHA (orang dengan HIV-AIDS), tes HIV dan ajakan berperilaku hidup sehat.

Menurutnya masih ada stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Oleh karena itu, pihaknya tetap melakukan advokasi, mengajak masyarakat untuk tes HIV dan melakukan pendampingan.

“Sampai sekarang masalah stigma tetap terus ada, sehingga peran kita sekarang selain mengurangi stigma, diskriminasi serta  inveksi paru dan kematian akibat HIV,” katanya.

Ia melanjutkan, terdapat 1.841 kasus HIV-AIDS selama periode tahun 2004 – 2016. Jumlah sebesar ini diyakini bisa dikurangi jika gencar dilakukan sosialisasi.

Warga Kota Sorong, Retno Subroto yang ditemui Jubi di lokasi pembagian pita dan brosur HIV-AIDS mengaku kaget karena diberikan pita merah.

Retno bahkan tak mengetahui 1 Desember diperingati di seluruh dunia sebagai Hari AIDS.  

“Terima kasih dorang sudah bagi-bagi brosur. Jadi, saya bisa baca,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Persatuan Petani Pala Fakfak tidak puas putusan bupati

Selanjutnya

Drama musikal, kampanye anti kekerasan anak di Sorong

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34411x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22984x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18970x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe