Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Tim evakuasi sempat kontak senjata saat masuk ke Distrik Yal
  • Rabu, 05 Desember 2018 — 17:20
  • 1062x views

Tim evakuasi sempat kontak senjata saat masuk ke Distrik Yal

“Kekuatan senjata dari mereka secara kasat mata sekitar puluhan orang. Namun mereka berpindah-pindah karena menguasai medan, sehingga cukup kesulitan masuk ke lokasi,” ujarnya.
Pasukan tambahan yang akan dikirim ke Mbua, Kabupaten Nduga menggunakan helikopter milik TNI-AD dari Batalyon 756/WMS-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi  - Tim evakuasi yang telah berada di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga saat menuju ke Distrik Yal dan Yigi untuk melakukan evakuasi korban penembakan, sempat terjadi baku tembak antara kelompok bersenjata dengan aparat gabungan.

Hal itu ditegaskan Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. Jonathan Binsar Sianipar kepada wartawan di Mako Batalyon 756/Wimane Sili, Rabu (5/12/2018) sebelum melepas pengiriman pasukan tambahan dari Batalyon 756/WMS ke lokasi kejadi menggantikan pasukan sebelumnya dari Pos 755/Yalet.

Menurut dia, hingga kini tim gabungan masih berupaya untuk mendekat ke lokasi kejadian, namun seluruh personel yang dikerahkan masih kontak senjata di wilayah ketinggian sebelum memasuki lokasi.

Ia menjelaskan, sejak pagi menjelang siang tim gabungan sudah melakukan evakuasi satu anggota TNI yang gugur ke Keneyam, ibu kota Nduga karena tidak memungkinan untuk dilakukan evakuasi ke Wamena.

“Jadi dari Kenyam evakuasi ke Timika, dan dapat pengobatan untuk korban yang terluka di Timika,” ujarnya.

Ia mengaku, kontak senjata terjadi sekitar pukul 12.00 WP meski saat pagi tim telah menguasai ketinggian yang dimaksud, tetapi rupanya mereka (kelompok bersenjata) bergeser ke ketinggian sebelahnya dan di sana mereka berikan gangguan kepada pasukan yang masuk untuk melakukan evakuasi.

“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk evakuasi bisa berjalan dengan baik tetapi sampai dengan sore ini kita masih terus dapat gangguan dari kelompok tersebut, mudah-mudahan rekan-rekan kita di depan bisa mengatasi itu segera. Akan kami berikan informasi selanjutnya kepada media, tentang proses evakuasi nanti dilakukan,” katanya.

Danrem menambahkan, selain adanya gangguan saat melakukan evakuasi, kendala yang dihadapi cukup rumit seperti faktor cuaca dan kondisi geografis.

“Kekuatan senjata dari mereka secara kasat mata sekitar puluhan orang. Namun mereka berpindah-pindah karena menguasai medan, sehingga cukup kesulitan masuk ke lokasi,” ujarnya.

Pantauan Jubi di Batalyon 756/WMS, sekitar 15 personil tambahan dari Batalyon dikerahkan ke Mbua, untuk menggantikan personil sebelumnya yaitu dari Pos TNI 755/Yalet dengan menggunakan helikopter MI-17 milik TNI-AD. (*)

loading...

Sebelumnya

Polisi belum izinkan keluarga bertemu korban yang selamat

Selanjutnya

Kasus Nduga, Empat pekerja di Distrik Yal berhasil melarikan diri

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34065x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19007x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17654x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe