Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Tunggu situasi aman, pengerjaan jalan dan jembatan dihentikan sementara
  • Rabu, 05 Desember 2018 — 17:28
  • 488x views

Tunggu situasi aman, pengerjaan jalan dan jembatan dihentikan sementara

“Jadi tidak ada penghentian permanen pembangunan jalan dan jembatan di provinsi Papua, secara khusus jalan trans Papua yang tujuannya mencapai konektivitas di tahun 2019 nanti,” ujarnya.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Jayapura, Osman Marbun ketika diwawancarai-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi  - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Jayapura, Osman Marbun mengungkapkan jika pembangunan jalan dan jembatan dari Habema menuju Mugi atau di wilayah Nduga, akan dihentikan sementara.

Hal ini dilakukan sembari menunggu kepastian pihak keamanan dalam melakukan pengamanan di sepanjang jalan dari Habema menuju Mugi, Kabupaten Nduga.

“Kita menghentikan sementara pembangunan jembatan ini, tapi untuk kegiatan pembagunan lainya di seluruh provinsi Papua ini tetap berjalan sebagaimana biasa, hingga mencapai target yang direncanakan tahun anggaran 2019 nanti bisa tercapai,” katanya kepada wartawan di Batalyon 756/WMS, Rabu (5/12/2108).

Menurutnya, dengan kejadian terhadap penanganan jembatan dan jalan di Papua secara khusus pembangunan jalan yang dilakukan, untuk luas Habema-Mugi sebanyak 14 titik jembatan itu dikerjakan sesuai dengan yang sudah dirilis oleh Menteri PUPR.

“Jadi tidak ada penghentian permanen pembangunan jalan dan jembatan di provinsi Papua, secara khusus jalan trans Papua yang tujuannya mencapai konektivitas di tahun 2019 nanti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, khusus pembangunan jalan trans Papua Wamena-Nduga tadinya rencana target yang dicapai di akhir tahun ini, karena program ini sifatnya multiyears dan akan berakhir 31 Desember 2019.

“Jadi masih memungkinkan untuk dipindahkan perencanaan pembangunan jembatannya di tahun depan. Contonya di ruas jalan Habema-Mugi ini, tadinya ada 14 jembatan kita rencanakan menangani 11 jembatan untuk tuntas sampai akhir tahun ini, tapi kita akan bergeser tiga jembatan di tahun depan, dan kami optimis ke 14 jembatan ini tuntas sampai tahun 2019,” ujar dia.

Sementara, Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. Jonathan Binsar Sianipar mengungkapkan jika TNI dan Polri berencana akan mengisi pos-pos di Nduga, dimana empat pos yang akan digelar baik TNI dan Polri ditambah satu pos lainya.

“Kita harap minggu depan semua titik-titik ini bisa kita tempatkan personel, sehingga kita bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengamankan wilayah Nduga, mulai dari Mbua hingga Mapenduma,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dinas PU Biak Numfor fokus bangun air bersih di 16 titik

Selanjutnya

Proyek kereta api Papua Barat mulai 2019

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34066x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19019x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17658x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe