Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Advertorial
  3. NasDem Papua: Penyelesaian kasus Nduga harus kedepankan kemanusiaan
  • Kamis, 06 Desember 2018 — 17:58
  • 639x views

NasDem Papua: Penyelesaian kasus Nduga harus kedepankan kemanusiaan

“Harus melibatkan pihak-pihak yang berkompeten untuk mendapatkan informasi sebenarnya apa yang terjadi dari persoalan ini,” ujarnya.
Ketua DPW NasDem Papua, Mathius Awitauw, bersama sejumlah Ketua DPD NasDem se Papua saat jumpa pers - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kasus pembunuhan puluhan pekerja di Kabuaten Nduga Papua saat ini menjadi sorotan banyak pihak, termasuk salah satu partai politik termuda di Indonesia, Parta Nasional Demokrat.

Partai Nasional Demokrat (NasDem) melalui Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem (DPW-NasDem) Papua, Mathius Awoitauw, minta semua pihak terkait kasus yang terjadi  di Kabupaten Nduga beberapa hari lalu diselesaikan dengan cara-cara yang mengedepankan kemanusiaan dan cara-cara yang terbaik. Bukan dengan cara-cara militer yang besar, karena hal tersebut akan berimbas kepada masyarakat lokal setempat.

Dikatakan, masyarakat lokal yang tidak tahu apa-apa tidak boleh menjadi korban dalam penyelesaiaan kasus ini. Kendati demikian, menurutnya, proses hukum juga harus ditegakkan atas puluhan orang yang telah merenggang nyawa.

“Partai NasDem berharap agar pekerjaan infrastruktur yang sementara dibangun tetap dilanjutkan dalam kepemimpinan Bapak Jokowi selaku Presiden Indonesia dan Bapak Lukas Enembe selaku Gubernur Papua,” kata Mathius Awoitauw, usai kegiatan Pembekalan Komisi Saksi NasDem Papua di Hotel Grand Alison Sentani, Kamis (6/12/2018).

Lebih lanjut Awoitau mengatakan penyelesaian kasus penembakan Nduga harus berdasarkan identifikasi persoalan yang benar berdasarkan data dan fakta. Sehingga kejadian ini juga tidak berdampak secara nasional bagi pembangunan Papua ke depan.

“Harus melibatkan pihak-pihak yang berkompeten untuk mendapatkan informasi sebenarnya apa yang terjadi dari persoalan ini,” ujarnya.

Pembangunan yang sedang dilaksanakan saat ini bertujuan untuk membuka isolasi daerah di seluruh Papua, sehingga hal ini lebih penting untuk diselesaikan dengan cara-cara yang bermartabat tetapi juga menjadi pembelajaran bagi setiap orang di waktu-waktu mendatang.

“Mengingat sejumlah agenda negara dan juga daerah yang sedang dalam persiapan di setiap daerah yang harus dilaksanakan sehingga proses penyelesaian semua persoalan harus dengan cara bermartabat dan tidak meninggalkan kesan buruk di tengah masyarakat,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

LBH Serui: Nehemia Dori diduga dibunuh, bukan kecelakaan laut

Selanjutnya

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34065x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19010x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17654x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe