Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Balai POM: Teliti sebelum membeli, lihat masa kadaluarsa makanan
  • Kamis, 06 Desember 2018 — 18:58
  • 611x views

Balai POM: Teliti sebelum membeli, lihat masa kadaluarsa makanan

Ani Ningsih mengatakan banyak keluhan dari masyarakat bahwa ada sebagian mall dan swalayan yang masih menjual bahan makanan yang masa kadaluarsa mau berakhir.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat melakukan sidak disalah satu swalayan di Kota Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi –  Kepala Bidang Pemeriksaan Balai POM Papua, Tumpridati Ani Ningsih mengimbau, masyarakat Papua agar lebih teliti melihat masa kadaluarsa pada makanan siap saji dan juga bahan makanan lainnya yang dijual di supermarket maupun pusat perbelanjaan (mall).

“Sebelum membeli ada baiknya kita melihat label kapan diproduksi dan kapan bahan makanan tersebut masuk pada masa kadaluarsa,” katanya kepada Jubi, Kamis (6/12/2018) usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Pemerintah Kota Jayapura.

Dikatakan, kebanyakan masyarakat salah pemahaman soal masa kadaluarsa sebuah produk. Untuk bahan makanan yang sudah tertera masa kadaluarsa mulai dari tanggal, bulan dan tahun maka bahan makanan tersebut masih bisa dikonsumsi hingga H-1 barang tersebut memasuki fase kadaluarsa.

“Jadi apabila ditemukan 1 bulan sebelum masa kadaluarsa masih bisa diolah menjadi makanan. Kan banyak nih, masyarakat yang berpikiran 3 atau 2 bulan sebelum masa kadaluarsa, barang tersebut sudah harus ditarik dari pasaran. Ini yang harus diluruskan. Berbeda dengan bahan makanan yang hanya dicantumkan bulan dan tahun kadaluarsanya saja, maka satu bulan sebelum masa kadaluarsa sudah harus ditarik atau tidak boleh lagi diperjualbelikan,” ujarnya.

Ani Ningsih mengatakan banyak keluhan dari masyarakat bahwa ada sebagian mall dan swalayan yang masih menjual bahan makanan yang masa kadaluarsa mau berakhir.

“Intinya, bahan makanan yang dikategorikan kadaluarsa itu ketika sudah masuk pada tanggal kadaluarsanya. Berbeda kalau dari fisik kemasan yang sudah rusak, walaupun belum masa kadaluarsa sudah harus ditarik dan tidak boleh dijual lagi. Kami tidak bisa menindak pedagang kalau dagangannya belum masuk pada tanggal kadaluarsanya,” katanya.

Di tempat yang sama Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan, pada pelaksanaan sidak yang dilakukan, pihaknya hanya meninjau lonjakan harga, sedangkan untuk urusan masa kadaluarsa, sepenuhnya kewenangan Balai POM.

“Kalau memang nantinya dalam sidak yang dilakukan oleh pihak POM ditemukan bahan makanan yang dijual walaupun sudah kadaluarsa silahkan ditindak. Kalau perlu lapor ke Disperindakop untuk izin usahanya dicabut saja. Pedagang juga harus rajin mengecek masa kadaluarsa dari barang dagangannya sebelum dijual kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sembilan tahun, pembangunan pabrik tepung betatas belum terwujud

Selanjutnya

Kader Katolik harus berjuang demi rakyat

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34069x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19069x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17664x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe