Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Ratusan nelayan di Nabire terima bantuan usaha
  • Kamis, 06 Desember 2018 — 19:49
  • 633x views

Ratusan nelayan di Nabire terima bantuan usaha

Bantuan tersebut berupa pemberian benih ikan lele dan nila bagi 160 orang budidaya, 35 motor temple 15 PK bagi 35 orang nelayan laut, rumpon untuk lima distrik, pancing dan mata kail bagi 120 orang, dan jaring 100 orang.
Perwakilan nelayan saat menerima bantuan dari Kadis DKP Nabire – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi – Ratusan nelayan -nelayan laut, nelayan penangkap ikan, dan pembudidaya ikan air tawar- mendapatkan bantuan sarana dan bibit dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Nabire melalui dana otonomi khusus tahun 2018.

Bantuan tersebut berupa pemberian benih ikan lele dan nila bagi 160 orang budidaya, 35 motor temple 15 PK bagi 35 orang nelayan laut, rumpon untuk lima distrik, pancing dan mata kail bagi 120 orang, dan jaring 100 orang.

Kepala DPK Nabire, Yance Pekey, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan program pemerintah dalam meningkatkan ekonomi nelayan, juga agar mereka semakin berusaha dalam meningkatkan manajemen sehingga benar-benar terwujud ekonomi keluarga yang sejahtera.

“Jadi, begitu bantuan diterima, harus berusaha untuk meningkat, bukan mundur,” ujar Yance, usai menyerahkan bantuan kepada para nelayan di Nabire, Kamis (6/12/2018).

Dikatakan Pekey, bantuan yang diserahkan, baik sarana penangkapan bagi nelayan di laut maupun bibit ikan seperti nila dan lele, harus dikembangkan sebagai usaha yan berkelanjutan. Misalnya untuk nelayan, alatnya harus digunakan untuk penangkapan, lalu hasilnya selain untuk dikonsumsi juga untuk dijual, sehingga gizi keluarga diperoleh tapi tambahan ekonomi juga didapat.

“Sama seperti pembudidaya ikan air tawar, bibit dikasih untuk dipelihara, lalu hasilnya untuk dimakan tapi ada juga yang dijual agar ekonomi meningkat. Nah, hasil jual ini nantinya disisihkan untuk membeli bibit baru lagi. Jadi harus berkesinambungan agar kesejahteraan keluarga bisa tercapai,” jelasnya.

Seorang nelayan, Albertus Rerei, menyampaikan terima kasih dengan bantuan alat yang diterima. Ini merupakan usulan dan proposal yang dinaikan ke DPK.

“Saya berterima kasih karena proposal kami diterima. Saya akan manfaatkan bantuan ini dengan baik,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Potensi bahan lokal berpeluang ekonomi

Selanjutnya

Retribusi RTH pantai Nabire hampir Rp 60 miliar

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34066x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19026x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17658x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe