Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sumatera
  3. Hotel di Pekanbaru perang tarif
  • Jumat, 07 Desember 2018 — 14:01
  • 1685x views

Hotel di Pekanbaru perang tarif

Perang tarif dilakukan oleh para pengelola hotel untuk menjaga keberlangsungan hidup usaha.
Ilustrasi hotel kapal pesiar, pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Pekanbaru, Jubi  - Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Riau mengungkapkan ada perang tarif hotel di Kota Pekanbaru akibat jumlah kamar terus bertambah. Perang tarif dilakukan oleh para pengelola hotel untuk menjaga keberlangsungan hidup usaha.

“Agar tetap berjalan dan kamar hotelnya terisi,” kata , kata Ketua PHRI Riau, Nofrizal, Jumat, (7/12/2018).

Menurut dia harga kamar hotel di Riau saat ini sudah termasuk rendah. Padahal harga kebutuhan pokok, upah kerja, dan biaya operasional terus naik. “Sementara harga tarif kamar hotel tetap dan malah cenderung menurun,” kata Nofrizal menambahkan.

Ia menjelaskan perang tarif itu sudah merugikan dari segi bisnis karena hotel bertambah terus, hal itu tak dapat dibendung meski sebagian hotel besar tetap berjalan dan okupansi tetap tinggi. Munculnya perang tarif itu membuat PHRI akan melakukan penyetaraan tarif hotel di Pekanbaru yang  jumlahnya lebih dari 200 unit.

"Masa harga hotel Rp 150 ribu? Mana bisa hidup? Harga harus seimbang dengan pengeluaran. Malah bintang 3 dan 2 di bawah Rp 300 ribu, itu pihak hotel banyak menurunkan tarif sehingga fasilitas dan mutu pelayanan juga turun," kata Nofrizal menjelaskan.

Ia tidak bisa mengungkapkan tingkat okupansi hotel di Pekanbaru, karena itu tergantung pada hotel masing-masing. Meski begitui ia menyebutkan ada hotel berbintang yang okupansinya tetap tinggi dan ada juga yang rendah sehingga tak bisa disamaratakan.

"Tidak bisa kita buat rata-rata. Nanti salah persepsi. Okupansi itu hanya bisa dilihat dari masing-masing hotel," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Warga Merauke kaget, Satpol PP gelar operasi yustisi

Selanjutnya

Kasus Nduga, Empat pekerja di Distrik Yal berhasil melarikan diri

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34424x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23037x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18982x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe