Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Melatih SDM wasit/juri di Papua
  • Sabtu, 08 Desember 2018 — 08:13
  • 865x views

Melatih SDM wasit/juri di Papua

“Harapan saya, kegiatan ini dapat menjawab kebutuhan wasit/juri dalam rangka persiapan POPNAS XV dan PON XX tahun 2020,” ujarnya.
Para peserta peltihan wasit/juri tingkat provinsi Papua dari empat cabang olahraga sebelum acara pembukaan - Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Tugas wasit/juri kadang dipandang sepele. Tapi, perannya sangat menentukan hasil akhir pertandingan olahraga, baik secara individu atau tim.

Pada cabang olahraga bela diri atau cabor tidak terukur serta permainan, campur tangan wasit/juri, sangat besar kuasanya.

Suasana ruang pertemuan lantai dua hotel Sahid, Entrop, Kota Jayapura, sedikit berbeda dan hening. Selasa, 4 Desember 2018, jam menunjukan pukul 17:15 menit waktu di Papua.

Pembawa acara dari pegawai Dinas Olahraga dan pemuda (Disorda) mengawali kegiatan. Didahului doa oleh Pendeta Petrus Elvis Imoliana, S.Th, dilanjutkan laporan panita.

Kemudian yel-yel, salam olahraga dua kali disampaikan Asisten Pemerintah Papua, Doren Wakerkwa mewakili Gubernur, dijawab jaya, secara kompak seluruh peserta.

Wakerkwa lanjut menyebut Papua, spontan dijawab juara, sebanyak tiga kali.

Izak haurissa, ketua panitia pelatihan wasit/juri tingkat provinsi Papua dalam laporannya menyebut kegiatan yang digagas Disorda untuk kali kedua ini diikuti 90 peserta dari empat cabang olahraga.

“Cabor Dayung 20 orang, Muay Thai 20 orang, Tenis Lapangan 20 orang dan Cricket 30 orang. Berlangsung empat hari (4-7 Desember 2018,” kata Haurissa.

Wakerkwa mengatakan, wasit/juri merupakan salah satu perangkat pertandingan yang memiliki hak penuh selama memimpin pertandingan.

“Karena peran yang sangat penting, maka, wasit/juri dituntut memiliki pengetahuan tentang peraturan pertandingan, kemampuan memimpin pertandingan dan ketegasan dalam menerapkan peraturan pertandingan serta berjiwa adil,” katanya.

Wakerkwa bilang pengembangan dan peningkatan mutu tenaga wasit/juri sebagai upaya untuk menyediakan tenaga wasit/juri menuju sukses penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua.

Kegiatan ini sangat penting terutama dalam konteks peningkatan kualitas, kuantitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) wasit/juri di Papua.

Ketersediaan tenaga wasit/juri empat cabor tersebut, dalam rangka menghasilkan wasit/juri yang berkulitas dan berinovasi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.

Ia menambahkan, dengan banyaknya sumber daya wasit/juri ini, tentunya diharapkan pengurus Pengprov dapat mengikut sertakan wasit juri pada setiap event pertandingan baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional dan dapat ikut memberikan kontribusi dalam menunjang kualitas pertandingan khususnya pada empat cabang olahraga ini.

“Harapan saya, kegiatan ini dapat menjawab kebutuhan wasit/juri dalam rangka persiapan POPNAS XV dan PON XX tahun 2020,” ujarnya.

Hadir sebagai pemateri dari pengurus pusat masing-masing, Melven Ndoen dari Pakistan dan Riaz Ur Rahman (Cricket). Benyamin F Tamaka (Cabor Dayung),  Slamet Widodo (Tenis Lapangan) dan Ismail Masuatu (Muaythai).

Plt Kadisorda Papua, Daud Ngabalin mengharapkan selesai pelatihan ini, wasit/juri bisa mengaplikasikan ilmunya di masing-masing cabor, karena ini merupakan pelatihan tingkat dasar

“Wasit/Juri ini tindak lanjut kegiatan sebelumnya, masih ada 6 cabor lagi nanti tahun 2019 kita buat lagi. Yang sekarang narasumber ini dari luar negeri, angat bagus karena ilmunya banyak, sehingga bisa diaplikasikan ke masing-masing cabang olahraga,” ujarnya.

Peserta pelatihan wasit/juri ini juga dipersiapkan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) tahun depan.

“Sekaligus sebagai test event bagi wasit/juri yang ada di Papua sebelum PON 2020. Pelatihan ini sebagai dasar dan aplikasi ilmunya disana. Karena rata-rata ada atlet yang sudah terverifikasi menjadi dasar wasit/juri, dan mereka pasti sudah siap,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Cari bibit pemain, Persipura mesti lakukan kompetisi tahunan

Selanjutnya

Demi Papua, Persipura wajib tolong Perseru

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34140x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20488x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17847x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe