Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Penerimaan CASN Papua masih “KJ”
  • Sabtu, 08 Desember 2018 — 10:08
  • 397x views

Penerimaan CASN Papua masih “KJ”

Penerimaan Calon Aparatur Sipin Negara (CASN) formasi 2018 di Provinsi Papua sampai hari ini belum ada kejelasan (KJ). Bisa dipastikan rekrutmen baru akan dilaksanakan tahun 2019, mengingat waktu kerja tahun ini sudah akan berakhir. 
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen - Jubi/Alex 
Alexander Loen
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Penerimaan Calon Aparatur Sipin Negara (CASN) formasi 2018 di Provinsi Papua sampai hari ini belum ada kejelasan (KJ). Bisa dipastikan rekrutmen baru akan dilaksanakan tahun 2019, mengingat waktu kerja tahun ini sudah akan berakhir. 

Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen, mengatakan sampai hari ini belum ada penjelasan terkait tata cara seleksi penerimaan CASN khusus untuk Papua dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia. 

"Sampai hari ini kami bersama pihak terkait belum dipanggil untuk membahas tata cara penerimaan CASN, mengingat sudah disepakati khusus Papua akan dilakukan secara offline," kata Hery, kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (8/12/2018).

Meskipun demikian dirinya tetap minta pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota tetap proaktif berkomunikasi dengan Kemenpan-RB untuk memastikan waktu pelaksanaan CASN.

"Desember ini jelas tidak bisa seleksi penerimaan CASN di Papua, tapi pasti tahun depan tetapi formasinya tetap 2018," ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Papua, Yan Piet Rawar, mengajak para pencari kerja di Papua untuk tidak terlalu berharap dengan penerimaan CASN, tetapi menciptakan peluang bisnis sendiri dengan memantapkan keahlian lewat pelatihan dan pengembangan diri.

"Memang mengubah pola pikir memang butuh proses, sehingga para pekerja kita perlu dimasukan dalam satu lingkungan (laboratorium bisnis) dalam waktu tertentu sehingga ketika selesai bisa melihat seluruh peluang yang ada," kata Rawar.

"Selama ini pelatihan-pelatihan yang dilakukan pemerintah waktunya terlalu singkat sehingga belum sepenuhnya membentuk pola pikir pencaker Papua untuk membuka peluang bisnis. Ke depan harus ada perhatian khusus dengan melibatkan semua pihak," sambungnya.

Menurut ia, saat ini persoalan yang ada terkait tenaga kerja sehingga perlu ada program pengembangan kapasitas SDM Papua dan ini berlaku bagi seluruh orang bukan hanya para pencari kerja.

"Jangankan penganggur, kita yang sudah menjadi pegawai saja kapasitasnya belum standar. Untuk itu, ke depan perlu ada pengembangan SDM dengan melibatkan seluruh instansi," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sekda Papua optimis daya serap lampaui target

Selanjutnya

Dana abadi Pemprov Papua belum terpakai satu sen pun

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34143x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20527x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17864x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe