Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ketua KPU Papua: Demo, bentuk kontrol publik terhadap Timsel
  • Minggu, 09 Desember 2018 — 14:51
  • 565x views

Ketua KPU Papua: Demo, bentuk kontrol publik terhadap Timsel

"Kalau seleksi gelombang pertama dan kedua, hanya lebih pada imbauan di media agar timsel bekerja lebih profesional," kata Theodurus Kossay, pekan lalu. 
Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay - Jubi/Arjuna Pademme

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay mengatakan, demo terhadap tim seleksi (timsel) yang mewarnai seleksi gelombang ketiga calon anggota KPU di delapan kabupaten diantaranya Jayawjaya, Biak, Mimika, Yahukimo, dan Boven Digoel, merupakan bentuk kontrol dari publik.

"Kalau seleksi gelombang pertama dan kedua, hanya lebih pada imbauan di media agar timsel bekerja lebih profesional," kata Theodurus Kossay, pekan lalu. 

Menurutnya, publik ingin timsel transparan, tidak dalam tekanan orang-orang tertentu untuk calon anggota KPU tertentu. Selain itu, bentuk kontrol terhadap timsel karena ada anggota partai politik yang ikut seleksi, dan anggota atau anggota KPU aktif yang sudah mendapat keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), baik berupa pemberhentian maupun peringatan keras. 

"Tiga poin itu merupakan inti demo. Jangan sampai ada titipan yang menyebabkan nantinya tak berintegritas, tidak profesional dan tidak netral, karena mereka (anggota KPU) harus netral, profesional dan berintegritas," ujarnya. 

Katanya, sebelum tahapan seleksi calon anggota KPU gelombang ketiga, terlebih dahulu telah dilakukan seleksi gelombang pertama dan kedua. Seleksi gelombang pertama untuk 13 kabupaten dan seleksi gelombang kedua di tujuh kabupaten. 

Anggota Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Orgenes Wanimbo berharap, mereka yang nantinya dinyatakan lolos seleksi dan ditetapkan sebagai anggota kabupaten (kota) di Papua, benar-benar dapat berintegritas, netral dan profesional. 

"Penyelenggara sebagai wasit dalam pelaksanaan Pemilu, harus bebas dari berbagai kepentingan. Mereka harus melaksanakan tugas sesuai aturan, itu yang diharapkan," kata Orgenes Wanimbo. 

Untuk itu menurutnya, timsel calon anggota KPU kabupaten (kota) di Papua, harus benar-benar netral dan bebas dari kepentingan apa pun, agar dapat menghasilkan komisioner KPU yang profesional. (*) 

loading...

Sebelumnya

Edoardus Kaize: Apa yang mau ditumpas di Nduga?

Selanjutnya

Perekaman KTP-el, Pemkab di Papua harus pro aktif

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe