Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nusa
  3. Longsor di daerah ini menjadi ancaman gagal panen
  • Minggu, 09 Desember 2018 — 18:02
  • 700x views

Longsor di daerah ini menjadi ancaman gagal panen

Hujan sejak sepekan terakhir juga mengakibatkan badan jalan nasional di wilayah Gampong (desa) Blang Bungong, Kecamatan Tangse amblas sepanjang 30 meter ke Sungai Bale dan menutup aliran air ke persawahan warga.
Ilustrasi lahan pertanian, pixabay.com

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Banda Aceh, Jubi - Sejumlah petani padi di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh terancam gagal panen akibat kondisi Sungai Bale di Gampong Blang Bungong, di wilayah tersbut tertimpun longsor. Hujan dengan intensitas lebat sejak sepekan terakhir juga mengakibatkan badan jalan nasional di wilayah Gampong (desa) Blang Bungong, Kecamatan Tangse amblas sepanjang 30 meter ke Sungai Bale dan menutup aliran air ke persawahan warga.

"Petani padi di wilayah Tangse terancam gagal panen karena terputusnya aliran air dari Sungai Bale, Gampong Blang Bungong," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Pidie, Apriadi, Minggu, (9/12/2018)

Ia menjelaskan secara geografis Kabupaten Pidie terletak pada posisi 95,75o 96,20o barat timur dan 04,30o 04,60o lintang utara terdiri dari 23 kecamatan dengan luas berupa daratan 3.562,14 kilo meter persegi. Di daerah itu padi menjadi salah satu komiditas unggulan dengan luas tanaman 55.062 hektare, dan luas tanaman panen 47.515 hektare.

"Jika tidak segera ditanggulangi, maka tanaman padi warga diwilayah tersebut berpotensi gagal panen karena tidak bisa dialiri air ke persawahan," kata Apriadi, menambahkan.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pidie sebelumnya mencatat, produksi padi yang tersebar di 23 kecamatan sebanyak 284.026,35 ton per tahun 2017.

"Produksi padi keseluruhan di Pidie per tahun 2017, sebanyak 284.026,35 ton dan 14.317,93 ton diantaranya hasil produksi petani Kecamatan Tangse," sebut Kepala DPMPTSP Kabupaten Pidie, Samsul Azhar. (*)

loading...

Sebelumnya

Bawaslu Sulteng siap pidanakan masyarakat terlibat politik uang

Selanjutnya

Penyalahgunaan narkoba di Jateng mencapai 300 ribu orang

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe