Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Dapat kabar warga jadi korban, DPRD Nduga akan turun ke lokasi kejadian
  • Minggu, 09 Desember 2018 — 18:28
  • 6053x views

Dapat kabar warga jadi korban, DPRD Nduga akan turun ke lokasi kejadian

“Tidak ada kaitanya dengan TPN PB atau Polisi maupun TNI, tujuan kami ke sana untuk selamatkan warga yang ada di sana,” kata Ikabus Gwijangge.
Anggota DPRD Nduga, Ikabus Gwijangge-Jubi/Islami

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi – DPRD Kabupaten Nduga berinisiatif mempersiapkan rencana untuk mengunjungi lokasi kejadian penembakan di Distrik Mbua, Yal dan Yigi untuk melihat situasi dan kondisi masyarakat sipil yang ada, bahkan berencana untuk menyelamatkan para korban dan masyarakat yang ada di sana.

Anggota DPRD Nduga, Ikabus Gwijangge kepada wartawan di Wamena, Minggu (9/12/2018) mengatakan, dari hasil diskusi dengan sejumlah anggota dewan maka direncanakan untuk mengunjungi sejumlah tempat tersebut.

“Tidak ada kaitanya dengan TPN PB atau Polisi maupun TNI, tujuan kami ke sana untuk selamatkan warga yang ada di sana,” kata Ikabus Gwijangge.

Menurutnya, rencana ingin melihat langsung kondisi masyarakat timbul, karena setelah kejadian itu banyak masyarakat yang melarikan diri ke hutan untuk mengungsi, apalagi adanya tim gabungan yang akan melakukan evakuasi sehingga membuat masyarakat ketakutan.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari masyarakat setempat jika selama dilakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan, ada masyarakat sipil yang menjadi korban sekitar enam orang, sesuai informasi yang disampaikan ke dirinya.

“Bahkan, ada disampaikan jika kejadian proses evakuasi warga masyarakat menjadi korban. Dimana, awalnya ada dua dan saya dengar lagi sudah enam orang yang korban, bahkan ada penurunan sejenis bom tetapi dia tidak meledak, sehingga tidak tahu jenis apa yang diturunkan itu,” katanya.

Menanggapi itu, Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Candra Dianto mengatakan, sejauh ini tidak ada operasi militer di Nduga terutama di lokasi kejadian. Karena pihak keamanan hingga kini masih melakukan pencarian korban lainya yang belum ditemukan, untuk dilakukan evakuasi.

“Untuk korban jiwa dari warga masyarakat sejauh ini belum ada laporan oleh tim evakuasi di lapangan. Untuk sementara tidak ada korban dari warga masyarakat, kecuali masyarakat yang merupakan karyawan yang ditembaki saat kejadian,” kata Dandim.

Untuk warga yang mengungsi, Dandim mengaku kemungkinan hal itu terjadi akibat ketakutan, ada yang ke Wamena ada juga yang bersumbunyi di hutan.

“Tetapi saat evakuasi bersama Danrem di lokasi, berhasil mengumpulkan dan menurunkan masyarakat yang mengungsi sehingga kini sudah kembali ke kampung masing-masing karena ada jaminan keamanan,” ujar Candra. (*)

loading...

Sebelumnya

Ekonomi Jayawijaya diklaim tumbuh fluktuatif di atas rata-rata nasional

Selanjutnya

Wempi Wetipo titip dua program yang terhambat kepada Jhon Banua

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe