Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Samoa rayakan Hari Disabilitas Internasional 2018
  • Senin, 10 Desember 2018 — 06:28
  • 476x views

Samoa rayakan Hari Disabilitas Internasional 2018

Mereka didorong agar menggunakan olahraga secara positif, dalam mempengaruhi persepsi masyarakat tentang penyandang disabilitas, serta untuk mempromosikan komunitas yang lebih beragam dan inklusif.
Lebih dari 200 anak dari pulau-pulau Upolu dan Savaii turut ambil bagian dalam kegiatan Fun Day peringati Hari Disabilitas Internasional. - Samoa Observer
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi - Samoa memperingati Hari Disabilitas Internasional 2018 dengan kegiatan Fun Day yang diadakan di Lapangan Sepak Bola Tuanaimato Sabtu lalu (8/12/2018).

Lebih dari 200 anak dari pulau-pulau Upolu dan Savai’i turut ambil bagian.

Mereka didorong agar menggunakan olahraga secara positif, dalam mempengaruhi persepsi masyarakat tentang penyandang disabilitas, serta untuk mempromosikan komunitas yang lebih beragam dan inklusif.

Menteri Perempuan, Masyarakat, dan Pembangunan Sosial, Faimalotoa Kika Stowers-Ah Kau, memuji pekerjaan yang dilakukan oleh kepala-kepala sekolah dan guru-guru, di berbagai sekolah khusus penyandang disabilitas.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tulus, atas semua pekerjaan dan pelayanan Anda bagi mereka yang hidup dengan disabilitas, karena ini bukanlah tugas yang mudah, untuk merawat anak-anak difabel setiap harinya,” kata Menteri Kau.

“Saya diberitahu bahwa kesabaran adalah salah satu kunci dalam mendidik anak-anak ini.”

“Memperingati Hari Disabilitas Internasional adalah inisiatif yang diambil oleh semua pemerintah di seluruh dunia, termasuk Samoa, sejak tahun 1992.”

“Tema kita untuk tahun ini berpusat pada pemberdayaan penyandang disabilitas, dan memastikan inklusivitas dan kesetaraan di masyarakat, serta mendorong aksi gabungan dari berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan tidak seorang pun yang tertinggal.”

Menteri Kau menambahkan bahwa tema tersebut bertepatan dengan tujuan dan sasaran Pemerintah Samoa, dalam mendorong dan mengakui inklusivitas dan kesetaraan setiap orang dalam masyarakat.

“Tahun ini, kita ingin memberikan pengakuan bagi anak-anak yang menghadiri sekolah khusus penyandang disabilitas.”

“Oleh karena itu, pemerintah telah memutuskan, melalui kementerian perempuan dan mitra-mitra kami yang lainnya, untuk menyelenggarakan fun day, sehingga anak-anak dapat bermain-main dan bersenda gurau, tetapi yang paling penting, mereka bisa merayakan keberadaan mereka.”

Ia juga memuji pekerjaan yang dilakukan orangtua para murid dan keluarga, atas dukungan dan cinta untuk anak-anak dengan disabilitas.

Kau menegaskan bahwa tujuan Pemerinta Samoa, bersama dengan pemangku kepentingan lainnya, adalah untuk menunjukkan pentingnya memberdayakan orang difabel, agar memiliki kesempatan yang sama di masyarakat. (Samoa Observer)

loading...

Sebelumnya

Mimpi APEC bukan untuk sektor perdesaan PNG

Selanjutnya

PBB dan AS dukung kebebasan berekspresi di PNG

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe