Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Satu jenazah korban penembakan berhasil diidentifikasi
  • Senin, 10 Desember 2018 — 14:47
  • 484x views

Satu jenazah korban penembakan berhasil diidentifikasi

Jenazah diketahui bernama Matius Palinggi yang merupakan karyawan PT. Istaka Karya.
Jenazah korban penembakan saat tiba di RSUD Wamena-Jubi/Islami

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Wamena, Jubi - Satu jenazah korban penembakan kelompok bersenjata di Distrik Yigi, Nduga, berhasil diotopsi dan teridentifikasi oleh tim DVI Polda Papua di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena, Senin (10/12/2018).

Pada Minggu (9/12/2018) atau sehari sebelumnya, jenazah ini ditemukan oleh tim gabungan evakuasi di Puncak Kabo, Distrik Yal.

Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol (Inf.) Candra Dianto mengatakan proses evakuasi jenazah dari Distrik Mbua dilakukan sejak pukul 09.13 WP. Namun dalam proses evakuasi, helikopter milik TNI mengalami kendala cuaca.

“Jenazah dievakuasi dari Mbua dengan heli pukul 09.13 WP. Namun karena cuaca kurang baik, heli baru mendarat di Batalyon 756/WMS sekitar pukul 11.11 WP dan tiba di rumah sakit Wamena 11.25 WP,” katanya kepada wartawan di RSUD Wamena, Senin (10/12/2018).

Ia menambahkan, jenazah akan disemayamkan di Kodim 1702/Jayawijaya. Selanjutnya menunggu keputusan pihak keluarga sebelum dibawa ke kampung halaman.

Dari hasil identifikasi tim DVI Polda Papua dibantu tim forensik Mabes Polri, jenazah diketahui bernama Matius Palinggi yang merupakan karyawan PT. Istaka Karya. Palinggi ditemukan berjarak sekitar 1,5 kilo meter dari ditemukannya jenazah sebelumnya.

Dari identifikasi, tim DVI Polri mengungkapkan hasil otopsi terhadap jenazah Matius Palinggi, ditemukan sejumlah luka bacok dan luka tembak.

Kabid Dokes Polda Papua, Kombes Pol Ramon Amiman membenarkan hal itu.

“Hasil pemeriksaan, ditemukan dua catatan medis sehingga kami mengambil kesimpulan atas nama Matius Palinggi,” katanya.

Spesialis forensik dari Mabes Polri, AKBP DR. dr. Sumi Hasti Purwanti menyebutkan, ada sejumlah luka bacok dan luka tembak ditemukan di sekujur tubuh korban.

“Memang kondisi fisik sudah mulai membusuk, tetapi karena cuaca di lokasi kejadian dingin, kita masih bisa identifikasi. Kita tidak bisa memberikan informasi secara detail mengenai kondisi fisik korban, hal itu tidak etis kita sebutkan di media,” ujarnya.

Sementara Ketua Ikatan Keluarga Toraja se Pegunungan Tengah Papua, Yohanis Tuku mengaku masih berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk pengiriman jenazah ke kampung halaman.

“Kita juga tidak bisa terlalu lama untuk dimakamkan, karena sudah sembilan hari jenazah ini berada di lokasi kejadian, sehingga akan segera di kirim,” kata Yohanis Tuku. (*)




 

loading...

Sebelumnya

Peringati  hari HAM,  mahasiswa STFT gelar aksi bisu 

Selanjutnya

Polisi hadang massa aksi peringatan HAM sedunia

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe