Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Lapago Cup jadi agenda rutin, Ham Pagawak: kami siap mendukung
  • Senin, 10 Desember 2018 — 15:27
  • 484x views

Lapago Cup jadi agenda rutin, Ham Pagawak: kami siap mendukung

Pagawak yang juga wakil ketua asosiasi bupati pegunungan tengah ini berharap turnamen Lapago cup menjadi agenda rutin yang tiap tahun digelar dan mengajak semua pihak, teristimewa para pejabat dapat mendukung kegiatan ini.
Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak menyerahkan piala kepada kapten tim Yalimo FC – Jubi/ist

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Berlangsung sejak 31 Oktober, turnamen sepak bola "Lapago Cup I" ditutup secara resmi oleh ketua penggerak PKK Provinsi Papua, ibu Yulce Enembe, Sabtu sore (8/12/2018).

Mama Enembe hadir menyaksikan partai final di lapangan Mahacandra, Universitas Cenderawasih di Perumnas 3, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua.

Selain itu turut hadir mendampingi tokoh muda pegunungan tengah yang juga Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak. Kepala Suku Lapago di Jayapura, Paulus Kogoya.

Lapago FC tampil sebagai juara setelah pada partai final mengalahkan Yalimo FC dengan skor 1-0. Gol tunggal Lapago FC dicetak lewat sundulan Agus Kogoya, mantan bek PON Papua pada menit ke-83.

Ricky Ham Pagawak mengatakan, salut dan bangga dengan event turnamen yang digelar intelektual muda pegunungan tengah, khususnya dari wilayah adat Lapago di kota Port Numbay.

"Mewakili senioritas, kami merasa bangga. Dulu tidak seperti ini. Anak-anak gunung adalah yang terbelakang, tapi kini kami siap mendukung kegiatan adik-adik dalam hal yang positif," kata Ham Pagawak.

"Harapan kami terus maju kembangkan apa talenta yang kalian miliki dan salurakan itu lewat kegitan positif," ujarnya.

Pagawak yang juga wakil ketua asosiasi bupati pegunungan tengah ini berharap turnamen Lapago cup menjadi agenda rutin yang tiap tahun digelar dan mengajak semua pihak, teristimewa para pejabat dapat mendukung kegiatan ini.

Mama Yulce Enembe menambahkan orang selalu menilai kegiatan yang dibuat anak-anak dari gunung itu selalu dipandang nakal dan jahat. Tapi lewat turnamen Lapago Cup telah memberi bukti serta membuka mata hati semua orang bahwa, pandangan anak gunung identik dengan kenakalan, adalah salah dan tidak benar.

"Sebagai mama saya ingin sarankan kepada anak-anak, kalau boleh aktifitas atau kegiatan yang positif yang membangun harus terus ditingkatkan," kata mama Enembe.

Mama Enembe menilai masih banyak potensi yang terpendam dari generasi muda Lapago belum tersalurkan. Untuk itu ia berharap tidak hanya sebatas turnamen olahraga sepakbola saja, tapi kegiatan lain yang sifatnya positif dan membangun dirinya siap mendukung serta membantu.

Istri dari orang nomor satu di provinsi Papua ini juga mengajak generasi muda Papua, khususnya anak-anak dari wilayah adat Lapago tidak mengkonsumsi minuman keras (miras) serta narkoba.

Ia juga meminta panitia agar tahun depan tidak hanya menggelar turnamen khusus putra, tapi harus ada sepakbola untuk perempuan.

"Laki-laki juga bisa, perempuan juga bisa. Pasti wanita juga hebat-hebat," ujarnya.

Mama Yulce Enembe mengaku siap mendukung kalau berkaitan hal baik dal hal ini menpang program pemerintah serta tidak menimbulkan masalah.

"Kalau hal membanggakan mama akan selalu di depan mendukung, tapi kalau hal itu mempermalukan, maka saya tidak akan di depan," katanya.

Ketua panitia Nani Kotouki menginformasikan turnamen diikuti 20 tim peserta. Juara pertama berhak atas tropi piala bergilir dan piala tetap serta uang pembinaan sebesar Rp10 juta.

Juara kedua Yalimo FC berhak atas piala dan uang pembinaan Rp7 juta serta juara ketiga tim Purom FC mendapat piala serta uang pembinaan Rp5 juta. Tim fair play atau tim terbaik diraih Asmat berhak atas piala dan uang pembinaan Rp1 juta.

Top skor diraih pemain Yalimo FC, Jacken dengan tabungan 7 gol dan pemain terbaik direbut kapten tim Asmat, Markus. Keduanya berhak atas piala serta uang pembinaan 500 ribu rupiah.

Mendukung kelancaran berlangsungya turnamen ini , panitia mendapat dukungan bantuan dana dari mama Yulce Enembe sebesar Rp100 juta. Ham Pagawak sebesar Rp50 juta, bupati Puncak Jaya Rp40 juta, Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya Rp10 juta dan Yarius Balingga sebesar Rp10 juta.

"Total bantuan dana yang diterima panitia dalam menggelar turnamen Lapago cup 1 sebesar Rp210 juta," kata Nani Kotouki merinci. (*)

loading...

Sebelumnya

Dikerjai wasit, Persipura layangkan protes

Selanjutnya

Pengurus Pergatsi Jayawijaya diminta perkenalkan Gateball ke masyarakat

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe