Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. 70 persen guru di Wondama belum bersertifikat
  • Senin, 10 Desember 2018 — 15:32
  • 556x views

70 persen guru di Wondama belum bersertifikat

"Sebanyak 255 atau 70 persen lebih guru di Teluk Wondama belum bersertifikat. Ini tantangan bagi kami," kata Indubri.
Ilustrasi, seorang guru yang mengajar SD di pedalaman Papua – Jubi/batasnegeri.com
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Rabu, 16 Januari 2019 | 09:13 WP
Features |
Selasa, 15 Januari 2019 | 10:26 WP
Features |
Senin, 14 Januari 2019 | 05:50 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wasior, Jubi - Ratusan guru di wilayah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, belum mengantongi sertifikat karena terkendala sejumlah persyaratan.

Wakil Bupati Teluk Wondama, Paulus Y Indubri, di Wasior, Minggu mengatakan pemerintah daerah melaksanakan program pelatihan sebagai solusi atas persoalan tersebut.

Kegiatan itu dilaksanakan bersama Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua Barat.

Indubri mengemukakan, dari 322 guru di daerah ini, hingga November 2018, tercatat baru 67 guru yang telah memiliki sertifikat. Selebihnya belum, karena terbentur persyaratan diterapkan Kementerian Pendidikan.

"Sebanyak 255 atau 70 persen lebih guru di Teluk Wondama belum bersertifikat. Ini tantangan bagi kami," kata Indubri.

Ia menjelaskan sejumlah kendala pada proses sertifikasi guru di daerah ini antara lain karena ketatnya persyaratan yang harus dipenuhi.

Program sertifikasi guru hanya bisa diikuti oleh mereka yang memiliki ijazah minimal sarjana.

"Lalu harus lulus uji kompetensi serta kuota sertifikasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terbatas," kata Indubri lagi.

Wakil Bupati berharap Kemendikbud memberi kemudahan dalam proses sertifikasi guru di wilayah Papua, terutama Teluk Wondama.

"Kami ingin pendidikan maju, tapi sejumlah tantangan masih di depan mata. Kelonggaran yang diberikan kementerian akan sangat membantu," pungkasnya.

Sebelumnya, Fraksi Nasional Demokrat menyoroti masih banyaknya jumlah guru di Wondama yang belum mengantongi sertifikat mengajar.

Fraksi Nasdem pun mempertanyakan peran Dinas Pendidikan dalam memperjuangan para guru agar bisa mengikuti sertifikasi.

Fraksi yang memiliki tiga kursi di DPRD Wondama ini kuatir ratusan guru di Wondama kehilangan hak mengajar jika hingga 2019 belum mengikuti tersertifikasi.

Terpisah, Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Hubungan Pusat dan Daerah, James Modouw, mengatakan pendidikan merupakan solusi fundamental untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat di Papua.

"Infrastruktur jalan itu penting untuk membuka akses dan konektivitas , sehingga terjadi kemudahan distribusi kebutuhan pasar untuk jangka panjang. Tetapi yang sangat mendesak yang harus dibangun secara paralel saat ini adalah penguatan kualitas manusianya untuk memanfaatkan sarana tersebut," ujar James Modouw, di Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Menurut Modouw, tingginya angka buta aksara di Papua menyebabkan angka kemiskinan yang tinggi dan kasus-kasus yang lain, seperti kematian anak-anak di Kabupaten Asmat, Kabupaten Yahukimo, dan beberapa tempat di Papua.

Menurut Modouw, kondisi Papua saat ini kondusif dan keamanan bagi siswa dan tenaga pengajar di Papua tetap terjamin. Dia menambahkan pembunuhan pekerja proyek di Kabupaten Nduga tidak mempengaruhi sektor pendidikan di Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

Belum bayar uang sewa, mahasiswa Mamteng di Solo diusir pemilik rumah

Selanjutnya

Buku "Dunia Dalam Genggaman Papua " akan diluncurkan

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Rabu, 09 Januari 2019 WP | 6003x views
Polhukam |— Selasa, 08 Januari 2019 WP | 5639x views
Mamta |— Kamis, 10 Januari 2019 WP | 4974x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe