Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pasca langka, kini harga telur ayam meroket
  • Senin, 10 Desember 2018 — 20:43
  • 783x views

Pasca langka, kini harga telur ayam meroket

"Sekarang bukan lagi naik tapi loncat dari harga jual Rp65 ribu satu rak sekarang sudah Rp68 ribu bahkan ada yang jual Rp70 ribu satu rak," ujar Nurhaini, seorang penjual telur ayam di pasar tradisional Hamadi.
Seorang penjual telur ayam sedang melayani pembeli - Jubi/Ramah.
Ramah
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Selasa, 15 Januari 2019 | 10:26 WP
Features |
Senin, 14 Januari 2019 | 05:50 WP
Features |
Rabu, 09 Januari 2019 | 08:32 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Harga telur ayam di Pasar Tradisional Hamadi, Distrik Jayapura Selatan meroket pasca kelangkaan yang sempat terjadi pekan lalu. Kenaikan ini terlihat hampir di seluruh pedagang telur. Kenaikan harga terlu bervariasi mulai Rp68 ribu hingga Rp70 ribu tiap rak dari sebelumnya Rp65 ribu saja.

"Sekarang bukan lagi naik tapi loncat dari harga jual Rp65 ribu satu rak sekarang sudah Rp68 ribu bahkan ada yang jual Rp70 ribu satu rak," ujar Nurhaini, seorang penjual telur ayam di pasar tradisional Hamadi.

Menurut Nurhaini, harga jual telur ayam menjelang Hari Raya Natal memang selalu melonjak, bila dibandingkan dengan saat Lebaran Idul Fitri yang lebih stabil.

"Harga telur ayam mahal karena dari Surabaya. Biar mahal alhamdulillah tetap ramai karena menjelang Natal," katanya.

Penjual lainnya Dahlia mengaku, harga telur yang dijualnya saat ini berada di kisaran Rp65 ribu untuk ukuran kecil dan Rp70 untuk telur ukuran besar.

"Sudah satu minggu harga telur ayam mahal. Harga dari Surabaya naik, setiap tahun kalau mau Natal selalu naik harga telur," katanya.

Di tempat yang sama, seorang agen penyalur telur ayam, Awid, mengatakan telur telur ayam kembali tersedia meski harganya jualnya yang mahal. Ia juga berharap Pemerintah segera mengambil tindakan untuk mencegah kenaikan harga yang terlalu ekstrim.

"Harapan kami agar tidak setiap tahun harga telur ayam naik kasihan juga pembeli. Pemerintah juga harus melakukan pengawasan untuk mencegah adanya tengkulak yang dengan sengaja memanfaatkan harga telur ayam yang mahal," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Omset penjual buah pinang menurun

Selanjutnya

Kisah penjual jagung rebus mengantarkan anaknya jadi polisi

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Rabu, 09 Januari 2019 WP | 6003x views
Polhukam |— Selasa, 08 Januari 2019 WP | 5639x views
Mamta |— Kamis, 10 Januari 2019 WP | 4974x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe