TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kasus Nduga: Pemda, DPRD dan gereja akan turun lihat kondisi warga
  • Selasa, 11 Desember 2018 — 20:05
  • 1067x views

Kasus Nduga: Pemda, DPRD dan gereja akan turun lihat kondisi warga

TNI-Polri dan TPNPB mau saling serang silahkan, yang terpenting warga yang tidak bersalah harus segera dievakuasi untuk menyelamatkan mereka,
Wakil Bupati Nduga, Wentinus Nimiangge (kedua dari kakan) bersama Ketua DPRD, tokoh gereja saat memberikan keterangan pers di Wamena, Selasa (11/12/2018)-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
[email protected]
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi - Pemerintah Kabupaten Nduga bersama DPRD setempat dan gereja maupun mahasiswa, telah membentuk tim dan dalam waktu dekat akan turun melihat kondisi masyarakat di Distrik Mbua, Yal, Dal, Yigi, Mbuyalma dan Nirkuri.

Wakil Bupati Nduga, Wentinus Nimiangge kepada wartawan di Wamena, Selasa (11/12/2018) mengatakan, kesimpang siuran informasi soal kondisi korban dan masyarakat sipil yang ada di sejumlah distrik itu, membuat pemerintah daerah akan turun untuk memastikannya.

“Kami akan turun secepatnya setelah berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim Jayawijaya, dan mereka siap membantu kita untuk ke Mbua sampai ke Yal sembari mengevakuasi warga masyarakat yang ada,” katanya.

Ia mengungkapkan tindakan yang dilakukan TPNPB sangat tidak diperkenankan, sehingga pemerintah daerah juga tak bisa membatasi jika terjadi suatu antara kedua belah pihak, dimana itu menjadi urusan pihak keamanan.

“TNI-Polri dan TPNPB mau saling serang silahkan, yang terpenting warga yang tidak bersalah harus segera dievakuasi untuk menyelamatkan mereka," kata Nimiangge.

Ia mengaku, hingga kini pemerintah daerah belum mengetahui pasti kondisi masyarakat yang ada di sejumlah distrik tersebut, karena keterbatasan mengenai sinyal untuk mendapatkan informasi.

“Laporan dari aparat distrik dan kampung sendiri pun belum kami dapatkan, sehingga apakah masyarakat masih berada di rumah mereka atau sudah menyelamatkan diri belum tahu, yang pasti ada rasa trauma,” ujar dia.

Begitu juga dengan adanya informasi tentang korban jiwa dari masyarakat sipil di Nduga, Wentinus Nimiangge berujar belum dapat memastikan apakah ada atau tidak. Makanya tim ini akan turun ke lokasi melihat langsung.

“Target kami untuk evakuasi warga, yang terpenting kita bertemu seluruh warga yang masih ada, namun kita tidak bisa lama juga disana, katanya.

Pendeta Elieser Tabuni yang juga ketua tim evakuasi mengatakan pihaknya juga melibatkan LSM, mahasiswa dan sejumlah tokoh , dengan tujuan mencari warga yang mengungsi entah kemana.

“Selain itu juga saat kejadian ada empat orang lagi yang belum ditemukan, ini juga sekalian kita cari tahu keberadaannya, “kata Pendeta Tabuni.

Ia juga mengaku belum dapat menyampaikan informasi atau temuan dari pihak gereja, dimana menunggu tim turun mendata dengan akurat apa dan siapa saja yang sebenarnya terjadi.

“Jika data dirasa sudah cukup, kami akan kembali dan duduk bersama lagi tentang data yang didapat di lapangan,” ujar dia. (*)




 

loading...

Sebelumnya

Istana menduga ada aktor intelektual dalam kasus Nduga, Legislator: Jangan memperkeruh suasana

Selanjutnya

Serangan terbaru ke pos TNI di Yigi, TPNPB akui sudah direncanakan

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe