Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nusa
  3. Keluhan kondisi jalan di Lombok Barat meningkat
  • Selasa, 11 Desember 2018 — 21:22
  • 611x views

Keluhan kondisi jalan di Lombok Barat meningkat

Jumlah pengaduan tersebut menandakan partisipasi masyarakat terhadap penyelenggaran lalu lintas jalan raya relatif tinggi.
Ilustrasi, pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Selasa, 15 Januari 2019 | 10:26 WP
Features |
Senin, 14 Januari 2019 | 05:50 WP
Features |
Rabu, 09 Januari 2019 | 08:32 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Lombok Barat, Jubi- Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), menerima 113 pengaduan masyarakat yang sebagian besar berkaitan dengan kondisi jalan. Jumlah pengaduan tersebut menandakan partisipasi masyarakat terhadap penyelenggaran lalu lintas jalan raya relatif tinggi.

"Kalau dibandingkan 2017 hanya 105 aduan, jadi ada peningkatan pada 2018. Ini menunjukkan kepedulian masyarakat terkait jalan meningkat," kata Ketua FLLAJ Lombok Barat, Ahmad Saikhu, Selasa, ( 11/12/2018).

Menurut dia pengaduan pada 2017 sudah dituntaskan sebanyak 93 aduan. Sisanya sebanyak 12 aduan masih dalam proses penuntasan. “Sementara pada 2018, dari total 113 pengaduan yang masuk, sudah ditindaklanjuti sebanyak 55 persen, dan sisanya 45 persen masih dalam proses,” kata Saikhu menambahkan.

Ia menjelaskan aduan masyarakat pada 2018 karena faktor dampak gempa dan cuaca ekstrem. Hal itu yang menimbulkan aduan masyarakat semakin tinggi. Kategori pengadu menurut jenis kelamin 80 persen laki-laki, 15 persen perempuan dan 5 persen tidak menyebutkan jenis kelamin.

"Kami berharap yang memberikan aduan jelas jenis kelaminnya agar kita tahu keterlibatan kaum perempuan jelas dalam penyelenggaran jalan," katanya.

Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid, mengatakan tindak lanjut pengaduan yang bisa mencapai 50 persen merupakan hal yang luar biasa. Ia mengingatkan agar FLLAJ terus menajamkan sosialisasi.

"Sosialisasi yang dimaksud adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menjadi pengguna jalan yang baik dan berbudaya sesuai aturan," kata Fauzan. (*)

loading...

Sebelumnya

Dinkes Bogor pulihkan trauma warga terdampak puting beliung

Selanjutnya

Polisi buru pemegang terakhir KTP elektronik yang terbuang

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Rabu, 09 Januari 2019 WP | 6002x views
Polhukam |— Selasa, 08 Januari 2019 WP | 5639x views
Mamta |— Kamis, 10 Januari 2019 WP | 4973x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe