Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ibukota
  3. Polisi buru pemegang terakhir KTP elektronik yang terbuang
  • Rabu, 12 Desember 2018 — 15:01
  • 455x views

Polisi buru pemegang terakhir KTP elektronik yang terbuang

KTP elektronik  dalam karung itu awalnya ditemukan anak-anak di lingkungan sekitar ketika bermain bola
Ilustrasi, pixabay.com

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jakarta, Jubi - Polda Metro Jaya sedang memburu pemegang terakhir KTP elektronik atau KTP-E yang ditemukan di Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.  Polisi memperlakukan keseluruhannya KTP elektronik yang ditemukan sesuai standar operasional.

"Nanti kita lihat siapa yang terakhir kali memegang (KTP-E tercecer)," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Rabu, (12/12/2018).

Sebelumnya, KTP-E yang sudah dan akan habis masa berlakunya (kedaluarsa) ditemukan tercecer di sekitar Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12/2018) siang.

Kapolsek Duren Sawit, Komisaris Parlindungan Sutasuhut saat dihubungi mengatakan KTP elektronik  dalam karung itu awalnya ditemukan anak-anak di lingkungan sekitar ketika bermain bola pada pukul 11.00 WIB.

"Ketika mereka menemukan karung, dikira barang apa sama mereka, terus dibuka, ketemu lah itu KTP-E yang sudah tercetak identitasnya,” kata Parlindungan.

Parlindungan menyebutkan KTP yang ditemukan itu bukan blangko kosong dan sudah kecetak. “Jadi ada nama, alamat dan lainnya," kata Parlindungan menjelaskan.

KTP elektronik yang tercecer kebanyakan atas nama warga Kelurahan Pondok Kelapa. Identitas itu merupakan cetakan pertama karena masih ada batas tanggal berlakunya dan tidak yang seumur hidup sepeti yang sekarang.

"Tapi beberapa masih berlaku, ada yang kedaluwarsanya Februari 2019, ada yang Desember ini. Tapi yang sudah kedaluwarsa banyak," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ini penyebab banjir di kawasan Kebon Jeruk Jakarta

Selanjutnya

Ini sejumlah faktor harga hunian di Jakarta sangat mahal

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe