Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. DPRD Jayapura: Penertiban PKL oleh Distrik Sentani, keputusan sepihak
  • Rabu, 12 Desember 2018 — 17:24
  • 394x views

DPRD Jayapura: Penertiban PKL oleh Distrik Sentani, keputusan sepihak

Menurutnya, penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada awal Januari 2019, sangat keliru. Pasalnya, menurut para PKL, keputusan tersebut dilakukan secara sepihak tanpa mengundang para pedagang secara keseluruhan.
Ilustrasi, pedagang pinang di pasar lama Sentani - Jubi/Engel Wally

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Bupati Jayapura untuk menindaklanjuti surat edaran penertiban pedagang kaki lima di Kota Sentani yang dikeluarkan Kepala Distrik Sentani.

Menurutnya, penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada awal Januari 2019, sangat keliru. Pasalnya, menurut para PKL, keputusan tersebut dilakukan secara sepihak tanpa mengundang para pedagang secara keseluruhan.

“Untuk menertibkan para pedagang ini tentunya pemerintah sudah punya persiapan lahan bagi mereka. Hal ini belum ada koordinasi yang baik. Oleh sebab itu, sejumlah pedagang sudah datang melapor kepada kami dan keputusan selanjutnya akan ada pertemuan lagi dengan para pedagang dan juga pemerintah daerah,” ujar Edison Awoitauw, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/12/2018).

Dalam memutuskan semua kebijakan, kata Edison, harus memperhatikan dampak dan juga aturan yang berlaku. Tidak semena-mena langsung memutuskan rantai usaha para pedagang ini, karena melalui usaha mereka ada pendapatan asli daerah yang didapat dari retribusi.

“Lokasinya harus ada dulu, baru mereka dipindahkan. Para pedagang kurang lebih 300 orang telah mendatangi kami dan minta agar ada pertemuan berikut untuk memperjelas nasib mereka, apakah dipindahkan atau tidak. Dalam hal ini, Disperindag sebagai instansi teknis, mengaku belum mendapat perintah untuk memindahkan para pedagang ini,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Distrik Sentani, Budy Prodjonegoro Yoku, mengatakan proses pemindahan para pedagang atas kesepakatan bersama antara para pedagang, pemerintah distrik, dan Lembaga Bantuan Hukum, akan dilaksanakan awal Januari 2019.

“Sebenarnya dilaksanakan pada bulan Desember ini. Mengingat bulan tersebut merupakan bulan yang penuh dengan segala kebutuhan masyarakat dalam mengikuti perayaan Natal, melalui para pedagang ini sehingga proses pemindahan diundurkan ke awal Januari 2019,” jelas Budy Yoku. (*)

loading...

Sebelumnya

Birokrasi harus efisien, OPD harus kompak

Selanjutnya

DPRD Jayapura bakal punya website

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe