TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Kanada peringatkan AS tidak politisasi kasus ekstradisi
  • Kamis, 13 Desember 2018 — 13:47
  • 580x views

Kanada peringatkan AS tidak politisasi kasus ekstradisi

Peringatan itu dikeluarkan Menlu pada pada Rabu, (12/12/2018) setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan turun tangan dalam urusan seorang eksekutif China yang ditangkap di Kanada atas permintaan Washington.
Ilustrasi, pixabay.com
ANTARA
[email protected]
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Ottawa, Jubi - Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mempolitisasi kasus-kasus ekstradisi. Peringatan itu dikeluarkan Menlu pada pada Rabu, (12/12/2018) sehari setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kemungkinan akan turun tangan dalam urusan seorang eksekutif China, yang ditangkap di Kanada atas permintaan Washington.

Chrystia juga mengatakan kepada para wartawan seorang warga Kanada lain kemungkinan menghadapi masalah di China. Pihak berwenang China saat ini menahan seorang mantan diplomat Kanada, Michael Kovrig. Kovrig ditangkap pada Senin (10/12/2018).

Sejumlah pejabat mengatakan bahwa China sejauh ini tidak mengaitkan penahanan Kovrig dengan penahanan di Vancouver. Penahanan di Vancouver terjadi pada 1 Desember terhadap Direktur Keuangan Huawei Technologies Co Ltd Meng Wanzhou.

Penahanan Meng itu membuat marah Beijing. Namun, beberapa pakar diplomatik Kanada mengatakan bahwa mereka yakin kedua kasus itu memiliki kaitan.

Kejaksaan AS menuding Meng telah menyesatkan sejumlah bank multinasional soal transaksi yang berkaitan dengan Iran hingga membuat bank-bank itu kemungkinan melanggar sanksi-sanksi yang diterapkan AS.  Meski Meng menyatakan dirinya tidak bersalah.

"Mitra-mitra ekstradisi kita seharusnya jangan sampai mempolitisasi proses ekstradisi atau menggunakannya selain untuk tujuan menegakkan keadilan dan mematuhi aturan hukum," katanya ketika ditanya soal komentar Trump.

Pernyataan Chrystia itu kemungkinan akan mempersulit hubungan antara Kanada dan Amerika Serikat yang sudah tegang selama lebih dari satu tahun pembicaraan terkait perundingan perjanjian perdagangan Amerika Utara yang baru.

Pengadilan Kanada membebaskan Meng dengan pembayaran jaminan dan kemudian dijadwalkan hadir pada persidangan di depan hakim pada 6 Februari. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengadilan Kanada bebaskan petinggi Huawei dengan jaminan

Selanjutnya

Mantan menteri perminyakan Venezuela meninggal saat ditahan

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe