Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Wagub Papua minta kualitas program ditingkatkan
  • Jumat, 14 Desember 2018 — 13:52
  • 528x views

Wagub Papua minta kualitas program ditingkatkan

"DIPA ini menjadi pentunjuk bagi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk melanjutkan program dan tanggung jawab di tahun 2019, jadi harus lebih ditingkatkan," kata Tinal, saat menyerahkan DIPA Tahun 2019, di Jayapura, Jumat (14/12/2018).
Dokumen DIPA Tahun 2019 - Jubi/Alex

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, minta pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota ke depan untuk lebih meningkatkan kualitas pelaksanaan seluruh program.

"DIPA ini menjadi pentunjuk bagi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk melanjutkan program dan tanggung jawab di tahun 2019, jadi harus lebih ditingkatkan," kata Tinal, saat menyerahkan DIPA Tahun 2019, di Jayapura, Jumat (14/12/2018).

Ia tekankan penyerahan DIPA dilakukan lebih awal agar pelaksanaan pembangunan di Provinsi Papua dapat lebih baik lagi dibanding tahun ini (2018). 

"Memang butuh komitmen dalam melakukan kegiatan. Hal tersebut juga sudah ditekankan Presiden Jokowi pada saat saya menerima DIPA di Jakarta beberapa waktu lalu," ujarnya. 

Ia menilai kebijakan Presiden lewat APBN sangat luar biasa, yang mana hampir 50 : 50, sehingga sebagai perwakilan pemerintah di daerah harus serius terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah diberikan. 

"Jangan nanti anggaran yang ada ini lebih banyak dipakai untuk perjalanan dinas dan makan-makan, dibanding menjalankan program-program yang pro rakyat. Ini tidak boleh," kata Tinal dengan tegas. 

Pada kesempatan itu juga, Wagub Klemen Tinal berpesan agar pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota melakukan perbaikan-perbaikan agar seluruh progam yang akan dilaksanakan sesuai dengan visi misi.

"Saya minta bupati dan wali kota se Papua untuk segera menyelesaikan RPJMD, karena bagaimana mau menyususn APBD kalau itu tidak ada," ujarnya. 

"Bagaimana kita mau pro rakyat kalau dalam rumah tangga sendiri tidak jadi panutan," sambungnya.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua, Agung Yulianta, mengatakan alokasi anggaran belanja negara tahun 2019 di Papua sebesar Rp 62 triliun atau meningkat 5,1 persen dibandingkan alokasi awal tahun sebelumnya.

Dari keseluruhan belanja negara tahun 2019 di Papua ini, sebesar Rp 15,2 triliun dialokasikan untuk satuan kerja kementerian negara/lembaga sebanyak 630 DIPA, alokasi untuk satuan kerja K/L tersebut meningkat 5,7 persen. 

Selanjutnya, sebesar Rp 46,88 triliun berupa alokasi Tranfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk provinsi, kabupaten, dan kota, yang mana meningkat 22,2 persen yakni Rp 4,28 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp 5,23 triliun pada 2019. 

"Peningkatan alokasi dana desa tersebut menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran," kata Agung. (*)

loading...

Sebelumnya

Ini rekomendasi dari 4 kajian Balitbang Papua

Selanjutnya

Percepat pelayanan publik, Kemenag Papua bentuk PTSP

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe