Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Program vaksinasi kanker serviks direncanakan di Vanuatu
  • Jumat, 14 Desember 2018 — 14:23
  • 565x views

Program vaksinasi kanker serviks direncanakan di Vanuatu

Tarivonda berkata bahwa pembiayaan program vaksinasi itu adalah pinjaman dari ADB, dan akan ada tiga vaksin yang diperkenalkan yaitu vaksin kanker serviks, vaksin pneumokokus untuk pneumonia, serta rotavirus.
Direktur bagian Kesehatan Masyarakat, Dr. Len Tarivonda (kanan), baru-baru ini menerima penghargaan karena pekerjaannya dalam memulai program skrining kanker serviks di Vanuatu. - DVU/ Jason Abel

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi - Kementerian Kesehatan dan Bank Pembangunan Asia (ADB), akan berkolaborasi dalam memulai program vaksinasi nasional, untuk kanker serviks atau kanker leher rahim di Vanuatu pada 2019.

Inisiatif ini diusulkan setelah program skrining, riset, dan sosialisasi dimulai pada 2006, lalu melewati tahap konsultasi publik, yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan, untuk mendapatkan persetujuan dari masyarakat umum.

Sejauh ini, tahap awal program tersebut sudah menjangkau lebih dari 10.000 perempuan, dari jumlah total 63.120 populasi perempuan di seluruh Vanuatu. Dengan bantuan ADB pada 2019 untuk melawan kanker serviks di Vanuatu melalui pendanaan program vaksinasi itu, Kementerian Kesehatan yakin tahun depan akan membawa hasil yang baik, dan program itu akan berjalan lancar.

Direktur bagian Kesehatan Masyarakat, Dr. Len Tarivonda, berkata bahwa Pemerintah Australia, mitra-mitra sponsor, dan pekerja kesehatan telah turut bekerja sama, untuk melawan masalah kesehatan yang saat ini dianggap sebagai jenis kanker perempuan yang paling umum di Vanuatu, disamping kanker payudara.

Tarivonda berkata bahwa pembiayaan program vaksinasi itu adalah pinjaman dari ADB, dan akan ada tiga vaksin yang diperkenalkan yaitu vaksin kanker serviks, vaksin pneumokokus untuk pneumonia, serta rotavirus.

Tarivonda lalu menambahkan, 2019 adalah tahun dimana suatu program terpadu akan selenggarakan, untuk menanggulangi masalah kanker serviks dan kanker payudara.

Ben Taura, dari Badan Koordinasi Nasional Kesehatan Reproduksi, menerangkan bahwa menurut analisis data dari tahun 2016, 10.000 perempuan di seluruh Vanuatu, bukan hanya Port Vila, telah menghadiri tes skrining kanker serviks sejak program ini dimulai tahun 2006. Ia menambahkan, peserta skrining diminta untuk melakukan skrining kembali setiap 4-5 tahun.

Menurut Taura, saat ini ada sekitar 400 perempuan yang menerima perawatan untuk kanker leher rahim di Vanuatu, dan masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan pemerintah.

Program itu direncanakan dimulai dari sekolah-sekolah menengah dan sekolah dasar dari kelas 5 dan 6. Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah, untuk memberikan penjelasan kepada orang tua dan wali, agar memberikan persetujuan mereka. (Daily Post Vanuatu)

loading...

Sebelumnya

Hindari petisi pengadilan, 27 MP Fiji sembunyi

Selanjutnya

PBB minta Prancis dan AS tutup pangkalan militer di Pasifik

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe