Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Kapal cepat menyinggahi 13 distrik di Kabupaten Teluk Wondama
  • Sabtu, 15 Desember 2018 — 22:43
  • 999x views

Kapal cepat menyinggahi 13 distrik di Kabupaten Teluk Wondama

Pemberian subsidi kapal ini dilaksanakan rutin sejak beberapa tahun terakhir. Untuk tahun 2019 Pemkab Wondama mengalokasikan Rp9,4 miliar dalam APBD.
Pelabuhan kapal di Kampung Kaprus, Distrik Sough Jaya, Kabupaten Teluk Wondama-Jubi/dam
Dominggus Mampioper
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wasior, Jubi - Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Teluk Wondama, Jack Ayamiseba mengatakan kapal-kapal cepat yang menghubungkan Manokwari dan Wasior ibukota Kabupaten Teluk Wondama menyinggahi sebanyak 13 distrik yang terdapat di Kabupaten Teluk Wondama.

Pasalnya distrik-distrik di Kabupaten Teluk Wondama terletak di pulau-pulau dan gampang disinggahi kapal-kapal perintis maupun kapal ferry.

Saat kapal cepat Bahari Express 99 B berangkat dari pelabuhan Manokwari  menuju Wasior melalui Windesi-Yende-Wamesa-Roswar dan Soughwepu, 9 Desember 2018 lalu. Kapal menyinggahi  Kampung Kaprus, Distrik Sough Jaya.

“Kampung Kaprus ini paling ujung dari Kabupaten Teluk Wondama dan berbatasan dengan Kabupaten Manokwari Selatan,” kata Ajamiseba kepada Jubi di atas kapal Bahari Express, Minggu (9/12/2018) siang.

Dia menambahkan masyarakat dari Pulau Rumberpon akan mendayung dan turun di Kampung Kaprus, Distrik Sough Jaya, Kabupaten Teluk Wondama. Perjalanan dari Manokwari ke Kampung Kaprus hanya ditempuh dalam  tiga setengah jam. Jubi dan rombongan berangkat dari Manokwari pukul 12.30 WP dan tiba di Kampung Kaprus sekira pukul 15.32 WP.

Perjalanan selanjutnya dari Kampung Kaprus menyinggahi, Distrik Windesi pukul 17.50 WP. Pelabuhan di Distirk Windesi merupakan peninggalan Jepang sangat kuat dan dibeton. Di Distrik Windesi terdapat Kampung Wamesa Tengah,  Kampung Yopmeos, Kampung Sombokoro, Kampung Windesi dan Kampung Sandey.

Kapal cepat Bahari Express memasuki kota Wasior, ibukota Kabupaten Teluk Wondama pukul  20.06 WP, puluhan warga menyambut kedatangan kapal ini. Kebetulan saat itu di Wasior terdapat dua kapal Bahari Express khusus penumpang sedangkan kapal cepat  KM Magaretha khusus penumpang dan barang.

 

Kucurkan subsidi transportasi laut

Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, akan kembali mengucurkan dana subsidi untuk memperlancar transportasi jalur laut dari Manokwari.

Pemberian subsidi kapal ini dilaksanakan rutin sejak beberapa tahun terakhir. Untuk tahun 2019 Pemkab Wondama mengalokasikan Rp9,4 miliar dalam APBD.

Terdapat dua kapal penumpang yang disubsidi Pemda, yakni KM Margareth dan KM Ekspress Bahari yang melayani rute Wasior-Manokwari pulang pergi.

Menyikapi program ini, Ketua Fraksi Hanura Bersatu Hansemus Yomaki di Wasior, kepada Antara Jumat (7/12/2018), menyarankan Pemkab sebaiknya membeli kapal sendiri. Selanjutnya, pengelolaan kapal diserahkan kepada Badan Usaha Mllik Daerah (BUMD).

“Hal itu akan lebih baik karena selain dapat melayani masyarakat sudah tentu dapat meningkatkan PAD bagi Kabupaten Teluk Wondama," kata Hermanus.

Wakil Bupati Paulus Indubri pada wawancara terpisah menyatakan, Pemkab tidak keberatan dengan usulan DPRD. Sebelum pembelian kapal dilakukan, diharapkan asal ada  kajian secara komprehensif.

“Untuk pengadaan kapal sejenis KM Express Bahari (kapal cepat) harganya sekitar 40 miliar rupiah  sehingga harus dihitung secara cermat dan akurat bila akan dikelola BUMD," kata  Indubri.

Keharian kapal penumpang di daerah tersebut sangat dibutuhkan, mengingat jalur laut menjadi satu-satunya jalur mobilisasi massal masyarakat dari dan menuju Manokwari. Jalur darat Manokwari-Wondama sudah terbuka namun sebagian besar ruas jalan belum teraspal.

"Untuk pesawat untuk hanya kalangan tertentu yang memanfaatkan. Kalau Kapal seluruh kalangan bisa merasakan. Kita berdoa semoga jalur darat segera teraspal seluruhnya sehingga masyarakat punya alternatif lain," kata Indubri.(*)

loading...

Sebelumnya

Mandacan: Kemiskinan, pengangguran dan IPM rendah jadi prioritas di tahun 2019

Selanjutnya

Bukit Arfai riwayatmu dulu

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe