Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. Jabar luncurkan program "Sekoper Cinta"
  • Minggu, 16 Desember 2018 — 16:29
  • 690x views

Jabar luncurkan program "Sekoper Cinta"

Sekoper Cinta merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan kesetaraan peran, akses, partisipasi, kontrol dan manfaat antara perempuan dan laki-laki di semua bidang.
Ilustrasi pekerja perempuan, pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Bandung, Jubi - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program pemberdayaan "Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta)", sebagai wadah bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta meningkatkan kualitas hidup perempuan.

Peluncuran yang berlangsung di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Kota Bandung, Minggu, dihadiri Menteri Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise.

"Sekoper Cinta ini untuk penguatan ibu-ibu yang sudah menikah. Kan keluarga ini tidak ada sekolahnya, maka kita bikin sekolah perempuan di mana 60 persen ilmu keluarga yang tidak sederhana," ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat peluncuran, Minggu, (16/12/2018).

Ridwan mengatakan pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh Sekoper Cinta merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan kesetaraan peran, akses, partisipasi, kontrol dan manfaat antara perempuan dan laki-laki di semua bidang.

“Peluncuran program ini didasarkan atas tingginya angka perceraian, kekerasan terhadap perempuan, dan masih adanya human trafficking di Jawa Barat,” kata Ridwan menambahkan.

Menurut dia, faktor tersebut berimbas pada psikologi anak-anak yang tidak mendapatkan hak sebagaimana mestinya, seperti angka putus sekolah hingga kasus kekurangan gizi atau stunting.

Sekoper Cinta diharapkan menjadi jembatan penguatan bagi para perempuan di Jabar untuk dapat meningkatkan kapasitas dirinya dalam memberdayakan diri sendiri dan mandiri secara ekonomi, agar masalah-masalah yang menjadi faktor keretakan rumah tangga bisa diminimalisir.

"Di dalamnya 50 persen modul soal keluarga, 50 persen lainya ekonomi, sosial, agama, bisa apa saja. Ini inovasi baru, makanya diapresiasi oleh Bu Menteri," kata Ridwan menjelaskan.

Tercatat angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jawa Barat tahun 2017 mencapai 302 Kasus, sementara data kementerian agama Jabar menunjukan angka perceraian menyentuh lebih dari 33 ribu kasus disebabkan oleh faktor ekonomi.

Menteri Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, mengapresiasi inovasi yang diluncurkan Pemprov Jabar. Berdasarkan hasil monitoring, kekerasan perempuan dipicu oleh tingkat ekonomi yang rendah. Para perempuan tidak mampu memberdayakan dirinya sendiri dan selalu berpangku tangan pada pasangannya.

"Kami mengetahui selama ini setelah saya melakukan observasi di seluruh Indonesia. banyak perempuan-perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga karena mereka tidak mempunyai pegangan,” kata Yohana

Selain itu mereka tidak mempunyai usaha usaha kecil, mereka sangat tergantung kepada suami atau laki-laki, sehingga muncul kekerasan dalam rumah tangga.  Ia berharap adanya Sekoper Cinta mengurangi angka permasalahan sosial yang menyeret perempuan dan anak sebagai korbannya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Kapal cepat menyinggahi 13 distrik di Kabupaten Teluk Wondama

Selanjutnya

Kabupaten kota diminta siapkan lelang dengan gunakan e-katalog

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionl[email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe