TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Buchtar Tabuni dinyatakan bebas dari DPO polisi
  • Senin, 17 Desember 2018 — 17:44
  • 2659x views

Buchtar Tabuni dinyatakan bebas dari DPO polisi

Saya tetap berdiri dengan rakyat untuk berjuang penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua.
Masyarakat Papua bersama dengan Buchtar Tabuni Foto bersama di halaman museum Expo Waena - (Jubi/Hengky Yeimo).
Hengky Yeimo
[email protected]
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Kepolisian Republik Indonesia Resort Kota Jayapura menyatakan Buchtar Tabuni bebas dari Daftar Pencarian Orang (DPO). Sebelumnya pada tanggal 26 November 2013 lalu,

Tabuni ditetapkan sebagai DPO bersama Wim Rocky Mendlama. Alasannya, karena ia memimpin aksi damai yang dimediasi oleh KNPB.

Aksi tersebut berujung bentrok antara Polres kota Jayapura dan massa aksi KNPB. Setelah itu Mantan Kapolres Kota Jayapura Alfred Papare meminta Buctar Tabuni untuk melakukan klarifikasi namun tidak diindahkan. Seminggu setelah peristiwa tersebut Buchtar ditetapkan sebagai DPO sejak tahun 2013-2018.

"Hari ini saya dinyatakan bebas dari DPO oleh Polres kota Jayapura, karena tuduhan yang dilimpahkan kepada saya tidak mempunyai bukti hukum dan tidak mempunyai saksi yang kuat ," kata Buchtar Tabuni,saat menggelar jumpa pers di halaman Museum, Expo, Waena, Senin (17/12/2018).

"Saya hanya terkejut dengan status DPO dan melarikan diri ke hutan-hutan. Sebenarnya dari awal saya dinyatakan bebas, namun setelah cek saya tidak bersalah akhirnya saya bebas tanpa status DPO sejak hari ini," kata Tabuni, yang juga Ketua Parlemen Nasional West Papua itu.

Dengan dicabutnya status itu, dirinya menyatakan akan kembali ke jalan untuk memobilisasi massa untuk gerakan sipil kota. Menurutnya di Papua ada tiga jalur perjuangan yakni diplomasi, gerilya, sipil kota.

"Saya tetap berdiri dengan rakyat untuk berjuang penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua. Sehingga rakyat jangan ada yang korban. Jika ada yang korban itu kami yang berdosa. Sehingga saya juga berjuang untuk pembebasan rakyat Papua dengan martabat," katanya.

Lanjut Buchtar, apapun bentuknya perlawanan sipil kota akan digalakkan kembali. "Kami pejuang kami sudah tahu, ditembak, dikenai hukum, itu konsekuensinya bagi kami sampai tujuan kami tercapai," katanya.

Sementara itu Juru Bicara Komite Aksi United Liberation Movement For West Papua (ULMWP), Ice Murib menyampaikan terimakasih kepada rakyat Papua yang hadir dalam penjemputan Buchtar Tabuni .

"Mereka yang berdoa sehingga semua proses bisa berjalan dengan lancar kami menyampaikan terimakasih banyak," katanya.

Murib mengatakan polisi telah mengeluarkan surat tertanggal 15 Desember 2018 dan Tabuni dinyatakan bebas pada 17 Desember 2018. "Mereka sudah bebaskan Jam 10.00. Dapat melakukan hal-hal seperti biasa. Bebas tanpa syarat," katanya.(*)

loading...
Loading...

Sebelumnya

Gubernur, DPRP, MRP dan Gereja akan bentuk tim investigasi tragedi Nduga

Selanjutnya

Penerjemah tak hadir, sidang pembacaan dakwaan JFS ditunda

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe