Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Angkutan Natal, dari penerbangan ekstra hingga tambahan penumpang
  • Senin, 17 Desember 2018 — 19:38
  • 805x views

Angkutan Natal, dari penerbangan ekstra hingga tambahan penumpang

Kepala Bandara Wamena, Rasburhany, di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu (16/12/2018), mengatakan saat ini pesawat yang beroperasi di wilayah pegunungan Papua adalah jenis ATR, sehingga tidak banyak penumpang yang bisa terangkut. Pesawat jenis ATR hanya bisa mengangkut 70 penumpang dalam sekali terbang, sementara Boeing bisa mengangkut 130 orang sekali terbang.
Ilustrasi, Bandara Wamena – id.wikipedia.org

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi - Pengelola Bandar Udara Wamena, di Jayawijaya, Papua, minta maskapai membuat penerbangan ekstra untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mudik Natal dan tahun baru.

Kepala Bandara Wamena, Rasburhany, di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu (16/12/2018), mengatakan saat ini pesawat yang beroperasi di wilayah pegunungan Papua adalah jenis ATR, sehingga tidak banyak penumpang yang bisa terangkut.

Pesawat jenis ATR hanya bisa mengangkut 70 penumpang dalam sekali terbang, sementara Boeing bisa mengangkut 130 orang sekali terbang.

Dari tiga maskapai yang beroperasi di Bandara Wamena, hanya Trigana yang sudah menambah penerbangan ekstra pada Desember.

"Ada penambahan satu penerbangan ekstra lagi khususnya di Trigana, dari yang tadinya tiga kali sehari dijadikan empat kali sehari. Untuk Wings Air sementara masih dua kali sehari dan NAM Air sekali dalam sehari," katanya.

Ia mengimbau warga agar jika mendapati adanya penjualan tiket yang melebihi batas harga normal maka segera melapor.

"Menyambut Natal, kami menyiapkan Posko. Posko mulai beroperasi H-7 sampai H+7," katanya.

Sementara itu, PT Pelni (Persero) Kantor Cabang Timika memperkirakan puncak arus mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang menggunakan pelayaran kapal Pelni dari Pelabuhan Paumako Timika akan terjadi pada 22 Desember 2018.

Pelaksana Harian Kepala Cabang PT Pelni Timika, Marcos Kakase Amos, di Timika, pekan lalu, mengatakan pada 22 Desember nanti terdapat dua kapal penumpang yang akan berangkat dari Pelabuhan Paumako Timika yaitu KM Sirimau dan KM Tatamailau.

"Kapal yang akan berangkat dari Pelabuhan Paumako yang paling dekat dengan hari raya Natal yaitu KM Sirimau dan KM Tatamailau. Kami perkirakan puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru akan terjadi pada tanggal 22 Desember itu. KM Leuser baru akan berangkat dari Pelabuhan Paumako pada 28 Desember," katanya.

Marcos memperkirakan lonjakan penumpang kapal Pelni akan terjadi untuk rute pelayaran jarak pendek seperti Timika-Dobo-Saumlaki dan jarak terjauh hingga Kupang dan Maumere, Provinsi Nusa Tenggara Timu,r yang akan dilayari oleh KM Sirimau. Sementara rute pendek lainnya yang cukup padat yaitu Timika-Tual-Kaimana-Fakfak yang akan dilayari KM Tatamailau.

Sesuai surat edaran Dirjen Perhubungan Laut, seluruh kapal Pelni diberikan dispensasi untuk penambahan angkutan penumpang mudik Natal dan Tahun Baru tahun ini. KM Leuser diberikan dispensasi dapat mengangkut penumpang hingga sebanyak 1.592 orang, KM Sirimau sebanyak 1.649 orang, dan KM Tatamailau sebanyak 1.251 orang. (*)

loading...

Sebelumnya

Indra Karubaba : Mama-mama Papua berkat untuk Tanah Papua

Selanjutnya

Lapas Nabire diklaim bebas Narkoba

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe