Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Lapas Nabire diklaim bebas Narkoba
  • Senin, 17 Desember 2018 — 21:06
  • 851x views

Lapas Nabire diklaim bebas Narkoba

Sampai detik ini belum ada indikasi penyalahgunaan Narkoba
Dari kanan ke kiri, Kalapas Nabire, Kakanwil Kememkumham Papua dan Kepala Ombudsman Papau saat berada di LP Nabire beberapa waktu lalu – Jubi/Titus Ruban.

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Nabire, Jubi – Kepala Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas IIB Nabire, Sopian mengklaim saat ini LP yang dipimpinnya itu bebas dari peredaran Narkoba.

Klaimnya itu dia lontarkan, lantaran setiap melakukan penggeledahan dan tes urine bagi warga binaan, pihaknya belum menemukan indikasi penyalahgunaan Narkoba.

”Kami selalu berupaya agar LP tetap bebas dari peredaran Narkoba. Namun saya tidak bisa memberikan jaminan. Karena mereka selalu bergerak. Namun sampai detik ini belum ada indikasi penyalahgunaan Narkoba, ” ujar Sopian saat ditemui Jubi, Senin (17/12/2018).

Hingga sekarang, pihaknya terus melakukan pemeriksaan baik terhadap warga binaan maupun pengunjung dan barang bawaannya. Pemeriksaan juga dilakukan pada warga binaan yang bekerja di luar.

“Jangan sampai dari luar ada yang sengaja melempar barang ke dalam. Mungkin saja dos rokok dan petugas lengah. Lalu pagi saat warga binaan hendak beraktivitas dan mengambilnya, padahal ada titipan narkoba dan mungkin sudah ada kode...

“Lalu saat pintu dibuka dan mereka ambil, bisa saja itu terjadi kita tidak tahu. Kita manusia dan segala kemungkinan bisa terjadi,” katanya.

Selain itu, ada syarat untuk pengusulan remisi atau Bebas Bersyarat (BB), yang harus melalui tesurin terlebih dahulu. Jika terbukti positif, warga binaan yang bersangkutan tidak bisa diusulkan menerima remisi.

Pihaknya juga sengaja tidak ada memisahkan blok khusus napi narkoba dengan yang lainnya. Mereka digabung, agar saling diamati oleh napi sendiri juga oleh petugas.

“Kalau dijadikan satu napi khusus narkoba, itu akan semakin kuat untuk saling menutupi dan menyembunyikan karena mereka senasib. Tapi begitu mereka di pecah di setiap kamar,saya yakin tidak saling menjaga, tentunya ini sebagian dari strategi,” katanya.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke LP Nabire beberapa waktu lalu, Kepala Perwakilan Ombudsman Papua, Iwanggin Sabar Olif mengatakan dirinya yakin belum ada indikasi peredaran narkoba di Lapas tersebut.

“Saya pastikan, sebab dari strategi yang dilakukan petugas LP, juga seringnya dilakukan penggeledahan, kemungkinan Narkoba beredar kecil,” katanya. (*)
 

 

loading...

Sebelumnya

Komunitas Amoye rayakan Natal bersama siswa TK Anugerah

Selanjutnya

Arus mudik Natal di Pelabuhan Biak meningkat

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe