Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Wali Kota Jayapura: Harus ada intervensi terkait melambungnya harga tiket pesawat
  • Selasa, 18 Desember 2018 — 18:15
  • 760x views

Wali Kota Jayapura: Harus ada intervensi terkait melambungnya harga tiket pesawat

"Melambungnya harga tiket ini bukan hanya terjadi pada tahun ini saja tetapi sudah sering terjadi, apalagi menjelang hari raya keagamaan ataupun memasuki liburan anak sekolah. Saya berharap ada intervensi bersama lintas sektor," kata BTM, sapaan akrabnya, kepada wartawan, Senin (17/12/2018) malam.
Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano - Jubi/Roy Ratumakin

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, berharap ada intervensi bersama dari pemerintah provinsi Papua dan semua stakeholder menyikapi melambungnya harga tiket penerbangan menjelang hari raya keagamaan.

"Melambungnya harga tiket ini bukan hanya terjadi pada tahun ini saja tetapi sudah sering terjadi, apalagi menjelang hari raya keagamaan ataupun memasuki liburan anak sekolah. Saya berharap ada intervensi bersama lintas sektor," kata BTM, sapaan akrabnya, kepada wartawan, Senin (17/12/2018) malam.

Dikatakan, pihaknya akan menyurat ke pemerintah Provinsi Papua agar ada aksi nyata untuk melakukan komunikasi kepada pihak maskapai penerbangan untuk mencari jalan keluarnya.

"Memang seharunya ini sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum memasuki masa liburan. Tetapi saya rasa belum terlambat. Pihak maskapai juga jangan semena-mena menaikkan harga tiket. Kasihan masyarakat kita yang tidak mampu membeli tiket, padahal mereka ingin pulang ke kampung halamannya hanya sekedar merayakan momen Natal dan Tahun Baru," ujarnya.

Disinggung apakah ada permainan oknum-oknum tertentu soal melonjaknya harga tiket jelang Idul Fitri maupun Natal, BTM mengatakan mungkin ada oknum yang bermain harga tersebut. Untuk itu dirinya berharap pihak kepolisian dapat mengusut oknum tersebut dan di proses secara hukum yang berlaku.

"Ya, kalau ditemukan ada indikasi seperti itu harus ditindak dengan tegas. Jangan melakukan hal-hal yang menguntungkan secara pribadi namun merugikan masyarakat umum lainnya," katanya.

Terpisah, pengelola Bandar Udara Wamena minta maskapai membuat penerbangan ekstra untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mudik Natal dan tahun baru.

Kepala Bandara Wamena, Rasburhany, di Wamena, Minggu (16/12/2018), mengatakan saat ini pesawat yang beroperasi di wilayah pegunungan Papua adalah jenis ATR, sehingga tidak banyak penumpang yang bisa terangkut.

Pesawat jenis ATR hanya bisa mengangkut 70 penumpang dalam sekali terbang, sementara Boeing bisa mengangkut 130 orang sekali terbang.

Dari tiga maskapai yang beroperasi di Bandara Wamena, hanya Trigana yang sudah menambah penerbangan ekstra pada Desember.

"Ada penambahan satu penerbangan ekstra lagi khususnya di Trigana, dari yang tadinya tiga kali sehari dijadikan empat kali sehari. Untuk Wings Air sementara masih dua kali sehari dan NAM Air sekali dalam sehari," katanya.

Ia mengimbau warga agar jika mendapati adanya penjualan tiket yang melebihi batas harga normal maka segera melapor.

"Menyambut Natal, kami menyiapkan Posko. Posko mulai beroperasi H-7 sampai H+7," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Indra Karubaba : Mama-mama Papua berkat untuk Tanah Papua

Selanjutnya

SAMNP : “Selamatkan manusia Papua”

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe