Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nusa
  3. Korban banjir Kota Jambi gunakan perahu mini
  • Rabu, 19 Desember 2018 — 17:14
  • 395x views

Korban banjir Kota Jambi gunakan perahu mini

Posko Apung BPBD Provinsi Jambi juga siaga di atas aliran Sungai Batanghari dilengkapi dengan armada kapal rescue dan perahu karet.
Ilustrasi, pixabay.com

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jambi, Jubi  - Perahu mini ukuran kecil digunakan warga korban banjir di Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi Sebrang. Keberadaan perahu yang biasa digunakan untuk beraktifitas disungai menjadi alat mobilitas menembus genangan air di kawasan pemukiman mereka.

"Perahu kecil ini sangat efektif untuk keluarga kami untuk keluar rumah karena tidak ada jembatan untuk menuju jalan. Anak-anak juga sudah terbiasa menggunakannya," kata Laila, seorang penduduk di lokasi banjir Danau Teluk, Rabu, (19/12/2018).

Perahu-perahu ukuran kecil banyak tertambat di tangga rumah tradisional penduduk setempat atau di pinggir-pinggir jalan. Meski sebagian besar rumah tradisional mereka aman karena disangga tiang sekitar semeter hingga 1,5 meter, namun mereka harus menembus genangan banjir yang berketinggian 30 centi meter hingga 1 meter.

"Sudah lebih dari sepekan kami gunakan perahu. Perahu keluarga kami yang biasa dipakai di Sungai Batanghari, sekarang dibawa ke dekat rumah," kata Laila menambahkan.

Perahu-perahu ukuran kecil tersebut merupakan produk asli para pengrajin perahu di Kecamatan Danau Teluk. Hampir di setiap lokasi terdapat keluarga yang memiliki perahu mini tersebut untuk antisipasi kondisi banjir.

"Genangan banjir itu rutin, makanya rumah tradisional kami tinggi dan pakai penyangga. Tapi tidak bisa disebut sudah terbiasa juga karena sebenarnya hal ini tidak mau terjadi," kata Laila menjelaskan.

Selain menyiapkan perahu mini, warga juga mengevakuasi kendaraan sepeda motor masing-masing tempat aman di pinggir jalan. Ada yang menyimpan di lapangan terbuka secara berkelompok, namun ada juga yang menitipkan ke tetangganya yang berada di pinggir jalan.

Ketinggian air Sungai Batanghari saat ini menunjukkan tertinggi di akhir tahun ini, namun tidak menyurutkan warga untuk tetap beraktifitas di sekitar lokasi sungai, termasuk perahu penyeberangan masih beroperasi.

Posko Apung BPBD Provinsi Jambi juga siaga di atas aliran Sungai Batanghari dilengkapi dengan armada kapal rescue dan perahu karet. Sejumlah petugas BPBD beraktifitas di posko yang dilengkapi dengan radio komunikasi untuk memonitor perkembangan ketinggian muka air sungai dan penanganan lokasi genangan banjir.

Akibat curah hujan tinggi di bagian hulu Sungai Batanghari dan di Kota Jambi, sejumlah lokasi di kota tersebut terjadi genangan banjir. Bahkan pada Senin (17/12/2018) dua pemuda tenggelam di aliran sungai di kawasan Pal V Kota Jambi saat tengah beraktifitas di sekitar sungai itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Jogja Menari bakal dimeriahkan ribuan peserta

Selanjutnya

Pemkab Tangerang kesulitan awasi tenaga kerja asing

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe