Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. Pemkab Tangerang kesulitan awasi tenaga kerja asing
  • Rabu, 19 Desember 2018 — 17:17
  • 451x views

Pemkab Tangerang kesulitan awasi tenaga kerja asing

Berharap petugas Imigrasi melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Kabupaten Tangerang ketika melakukan pengawasan.
Ilustrasi, pixabay.com

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Tangerang, Jubi  - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengaku kesulitan mengawasi tenaga kerja asing yang tinggal di kawasan yang sulit terjangkau oleh petugas. Selain itu aparat juga selalu dihalang-halangi oleh petugas pengamanan ketika hendak memeriksa TKA di pabrik.

"Ini permasalahan yang rumit karena jumlah tenaga kerja asing (TKA) mencapai 5.000 orang," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tangerang, Harry Heryanto, Rabu, (19/12/2018).

Harry mengaku petugas dari tingkat desa maupun kecamatan hingga Satpol PP setempat tidak berdaya untuk memantau dan mengawasi mereka. Ia berharap aparat Imigrasi dapat bersinergi dalam pengawasan, termasuk bila mereka melakukan pelanggaran sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurut dia, pengawasan tenaga kerja asing terkait dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, dan Permendagri nomor  49 Tahun 2010 tentang Pemantauan Tenaga Kerja Asing.

“Kami telah mengikuti rapat koordinasi dan implementasi dengan instansi terkait,” kata Harry menambahkan.

Harry menyebutkan TKA itu tinggal di apartemen, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, dan sejumlah rumah mewah di Kota Tangerang. Mereka banyak juga yang tinggal sementara pada apartemen di Jakarta.

“Ketika kerja, mereka dikawal petugas, kemudian pulang diantar ke tempat penginapan," katanya.

Harry berharap petugas Imigrasi melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Kabupaten Tangerang ketika melakukan pengawasan.

Data dari Pemprov Banten menyebutkan bahwa pada tahun 2015 sampai dengan 2016 tercatat 12.236 TKA. Akan tetapi, pada tahun 2017 menurun menjadi 7.101 orang. Namun, jumlah tersebut merupakan TKA resmi, sedangkan yang tidak resmi, menurut dia, perlu pengawasan secara rutin. (*)

loading...

Sebelumnya

Biarkan masyarakat Nduga merasakan damai Natal

Selanjutnya

DPRD Sarmi studi banding ke Jayapura

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe