Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Terlibat jaringan narkoba, lebih 50 polisi Sao Paulo ditangkap
  • Rabu, 19 Desember 2018 — 17:42
  • 356x views

Terlibat jaringan narkoba, lebih 50 polisi Sao Paulo ditangkap

Prioritas utama bagi Presiden terpilih Jair Bolsonaro memerangi kejahatan dan kelompok-kelompok pengedar obat terlarang di Brazil
Ilustrasi pecandu narkoba, pixabay.com

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sao Paolo, Jubi - Lebih 50 petugas kepolisian yang berpatroli di kawasan Sao Paulo ditangkap  dengan para jaksa negara menerima upeti dari kelompok pengedar obat bius terbesar di Brazil. Upeti itu diterima guna mengizinkan anggotanya menjual narkotika.

Unit penyelidikan internal kepolisian Sao Paulo bekerja sama dengan jaksa negara yang memusatkan upaya memberantas kelompok kuat pengedar obat bius First Capital Command (PCC). Kerja sama dilakukan untuk mengumpulkan apa yang para jaksa katakan dalam pernyataan merupakan bukti persekongkolan antara para petugas dan kartel itu.

“PCC berkembang menjadi kuat dalam beberapa tahun terakhir,” kata para penyelidik.

Kartel tersebut kini banyak mengendalikan pengiriman kokain dan senjata ke Brazil serta arus obat bius, yang berkembang di negara-negara tetangga dan dikirim ke Afrika dan Eropa melalui pelabuhan-pelabuhan Brazil.

Pada Selasa siang, Selasa (18/12/2018) terdapat 53 anggota Batalion ke-22 Kepolisian Negara Bagian Sao Paulo ditangkap, selain itu tiga tersangka anggota PCC juga ditangkap.

Prioritas utama bagi Presiden terpilih Jair Bolsonaro memerangi kejahatan dan kelompok-kelompok pengedar obat terlarang di Brazil. Ia mengampanyekan landasan hukum dan ketertiban serta secara terbuka menyerukan kepolisian membunuh para anggota kelompok obat terlarang.

Namun, operasi pada Selasa di negara-negara bagian paling aman di Brazil menggarisbawahi kompleksitas situasi kemananan negara itu. Polisi bergaji rendah dan kurang terlatih sering ditemukan memberi tahu kelompok-kelompok obat terlarang mengenai operasi polisi, atau menjadi anggota aktif dari milisi paramiliter yang memerangi kelompok-kelompok obat terlarang untuk mencari uang tambahan. (*)

loading...

Sebelumnya

Ada kemungkinan Trump ekstradisi ulama Turki

Selanjutnya

China segera operasikan kapal pemburu generasi baru

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe