Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Gubernur Papua: Pileg pasti timbul banyak masalah
  • Rabu, 19 Desember 2018 — 17:57
  • 929x views

Gubernur Papua: Pileg pasti timbul banyak masalah

Gubernur Papua Lukas Enembe menilai pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 di Bumi Cenderawaih bakal menimbulkan banyak masalah. Pasalnya, perebutan kursi DPR baik provinsi, kota, kabupaten, maupun pusat akan berlangsung secara ketat.
Gubernur Papua Lukas Enembe - Dok. Jubi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe menilai pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 di Bumi Cenderawaih bakal menimbulkan banyak masalah. Pasalnya, perebutan kursi DPR baik provinsi, kota, kabupaten, maupun pusat akan berlangsung secara ketat.

"Pasti akan timbul banyak masalah karena perebutan kursi DPR terbatas, sementara yang bertarung sangat banyak," kata Enembe, kepada wartawan, di Jayapura, pekan ini.

Menurut ia, sistem pemilihan di Papua terkadang masih berdasarkan adat, salah satunya sistem noken. Sementara seluruh kader partai politik yang maju dalam pesta demokrasi ini sangat banyak.

"Jelas pasti akan ada perebutan suara yang sangat luar biasa," ujarnya.

Sedangkan untuk Pilpres, ujar ia, sudah jelas Papua akan berikan suara penuh untuk Joko Widodo, bahkan imbauan ini sudah disampaikan kepada seluruh kepala daerah.

"Jadi mau sampaikan kepada siapa lagi, kesepatakan untuk Jokowi sudah jelas," ujarnya. 

Secara terpisah, Ketua DPD Partai Hanura Papua, Hengky Kayame, mengajak seluruh kadernya untuk berjuang memenangkan Pileg 2019. Sebab target, meraih enam atau tujuh kursi tingkat Provinsi (DPR Papua) dan dua hingga empat kursi tingkat pusat (DPR RI). 

"Saat ini Hanura merupakan salah satu partai yang diperhitungkan di republik ini. Bahkan di Pileg tingkat provinsi yang lalu, Hanura dapat meraih lima kursi DPR Papua. Tahun depan, kami juga targetkan peroleh satu fraksi di DPR Papua," kata Kayame.

Meskipun target sudah ada, namun dirinya memastikan tidak akan melakukan intervensi terhadap hasil pemilu. Dalam artian, siapapun caleg Hanura yang mendapat suara terbanyak maka dialah yang menang. 

"Tidak ada istilah anak emas dan anak tiri. Misalnya si A yang mendapat suara terbanyak, maka itulah yang akan didukung oleh partai. Walau mungkin calegnya nomor urut terakhir misalnya. Jadi jangan takut sebab partai Hanura tidak akan melakukan nepotisme," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Gubernur minta masyarakat Papua hormati hari Natal

Selanjutnya

Ferdinand Okoseray minta kisruh KAPP segera diselesaikan

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe