TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Tim evakuasi Kabupaten Nduga : Masyarakat masih dalam pengungsian
  • Jumat, 28 Desember 2018 — 05:46
  • 1523x views

Tim evakuasi Kabupaten Nduga : Masyarakat masih dalam pengungsian

Hingga saat ini masyarakat lokal di sana masih dalam kondisi trauma sehingga memilih mengungsi. Ia berharap siapapun itu, jika tidak melihat langsung kondisi masyarakat di sana, jangan memberikan keterangan apapun.
Foto kondisi masyarakat di Distri Mbua, kabupaten Nduga yang diambil saat tim evakuasi pemerintah Nduga turun - Jubi/IST
Islami Adisubrata
[email protected]
Editor : Victor Mambor
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi – Ketua tim evakuasi pemerintah Kabupaten Nduga, Elieser Tabuni mengatakan, hingga saat ini masyarakat lokal di sekitar distrik Mbua, Dal, Mbulmu Yalma, Yal dan Yigi masih mengungsi.

“Masyarakat masih dalam pengungsian. Itu karena masih adanya operasi yang dilakukan aparat keamanan di sejumlah distrik tersebut. Sehingga jika ada yang bilang situasi di Nduga baik-baik atau aman-aman saja itu harus diralat,” katanya kepada Jubi di Wamena, Kamis (27/12/2018).

Ia mengatakan komentar Matius Murib, Direktur PAK HAM Papua yang mengatasnamakan aktivis Hak Asasi Manusia di Papua di sejumlah media online dan juga sosial media yang menyebutkan situasi di Nduga aman-aman saja sangat tidak benar karena yang bersangkutan hanya sampai di distrik Mbua.

Hingga saat ini masyarakat lokal di sana masih dalam kondisi trauma sehingga memilih mengungsi. Ia berharap siapapun itu, jika tidak melihat langsung kondisi masyarakat di sana, jangan memberikan keterangan apapun.

“Tim evakuasi pemda Nduga hingga saat ini masih jalan. Kami pun memberitahukan kepada masyarakat yang mengungsi agar segera kembali ke tempat asal mereka. Dan sementara ini berjalan baik,” katanya.

Elieser Tabuni menambahkan saat tim kabupaten pertama kali mendatangi masyarakat di Mbua, dijumpai tiga masyarakat yang meninggal. Selain itu masyarakat di tiga distrik masih mengungsi ke kabupaten Lanny Jaya, Timika bahkan Jayawijaya.

“Dan masih banyak lagi di hutan, sehingga tanggung jawab kami untuk kumpulkan kembali masyarakat ini,” ujar Tabuni.

Melihat kondisi masyarakat sipil setempat merupakan fokus tim evakuasi ini, selain mencari keberadaan empat korban penembakan yang dinyatakan belum ditemukan hingga kini.

Ia juga mengaku, tim evakuasi ini hingga kini belum bisa tembus ke Distrik Yigi bahkan ke puncak gunung Kabo untuk melihat keadaan disana, sehingga tidak bisa dikatakan aman atau tidak.

Lanjutnya, Jumat (28/12/2018) tim merencanakan akan kembali turun ke Mbua, Dal, Yal dan Yigi untuk melihat lagi kondisi masyarakat setempat.

“Tim akan turun lagi ke lokasi, juga melibatkan pihak keamanan. Pihak TNI menyampaikan untuk masuk ke gunung Kabo, jalan telah dibuka sehingga mudah-mudahan bisa masuk ke sana,” ujarnya.

Sementara tokoh pemuda Nduga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kondisi di sejumlah distrik ini masih dalam keadaan memprihatinkan, dimana masih ada masyarakat yang mengungsi ke hutan.

“Sejak awal desember hingga sekarang ini masyarakat di sana masih trauma. Sehingga pihak atau lembaga manapun yang akan turun ke sana kalau belum lihat situasi sebenarnya jangan bilang aman-aman saja,” ujar dia.

Ia juga mengaku jika situasi di distrik Yal, Dal dan Yigi hingga kini masih belum aman, karena masih ada operasi yang dilakukan pihak keamanan.

“Untuk itu, kami minta agar aparat keamanan yang ada di sana untuk segera ditarik. Biarkan masyarakat hidup aman dan bisa kembali ke daerah mereka,” katanya. (*)

loading...
Loading...

Sebelumnya

21 WNA akan dideportasi Imigrasi Mimika

Selanjutnya

Kapolda Papua: Saya sudah memaparkan kepada gubernur terkait Nduga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe