Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. 115 pengungsi Papua jadi warga negara PNG
  • Jumat, 28 Desember 2018 — 08:06
  • 2408x views

115 pengungsi Papua jadi warga negara PNG

Mereka ada di antara 195 orang yang diterima sebagai warga negara PNG pekan lalu, juga termasuk 64 warga ganda dan 16 warga naturalisasi, demikian menurut Otoritas Layanan Imigrasi dan Kewarganegaraan (PNG).
Pemukiman pengungsi Papua di PNG - Dok. Jubi
Victor Mambor
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - 115 orang Papua Barat (Provinsi Papua, Indonesia), terutama dari bagian utara, telah menjadi warga Papua New Guinea (PNG).

Mereka ada di antara 195 orang yang diterima sebagai warga negara PNG pekan lalu, juga termasuk 64 warga ganda dan 16 warga naturalisasi, demikian menurut Otoritas Layanan Imigrasi dan Kewarganegaraan (PNG).

Menteri yang bertanggung jawab untuk imigrasi dan keamanan perbatasan, Petrus Thomas mengatakan aplikasi yang diterima menunjukkan proses otoritas dan cara yang tepat waktu adalah buah dari kerja keras yang dilakukan.

"Angka ini menunjukkan kepercayaan yang dimiliki klien kami dan masyarakat dalam integritas dan transparansi proses kami," kata Petrus.

"Saya bangga bahwa proses ini telah dimulai dengan sukses dan Otoritas Layanan Kewarganegaraan dan Kewarganegaraan PNG sekarang menerima lebih banyak aplikasi untuk kewarganegaraan daripada sebelumnya,” lanjut Petrus.

Petrus mengatakan bahwa secara global, pengakuan migrasi merupakan proses penting untuk pembangunan ekonomi dan sosial jika dikelola dengan baik untuk kepentingan negara. Proses tersebut menyambut baik "kohesi sosial dan pertumbuhan di semua sektor" yang disumbangkan oleh warga baru.

“Proses kewarganegaraan ganda adalah salah satu inisiatif yang sangat penting. Kita harus membuat warga negara kita yang sekarang berada di luar untuk berhubungan kembali ke negara asal tanpa kehilangan kewarganegaraan dari negara tempat mereka tinggal dan memungkinkan mereka yang ingin tetap menjadi warga negara PNG, ”katanya.

“Papua Nugini bukan lagi sebuah pulau tersendiri. Kami multi-etnis dan multi-rasial . Dan proses ini mengakui keragaman yang sudah kami miliki," katanya.

Sebuah upacara kewarganegaraan yang diadakan minggu lalu, dimana 41 penghargaan diberikan adalah yang ketiga kalinya untuk kewarganegaraan ganda dan yang keempat untuk naturalisasi di mana empat upacara dilakukan untuk orang Papua Barat di Lae, Madang, Vanimo dan Wewak.

Selama upacara, Petrus mengingatkan pada para penerima kewarganegaraan bahwa sebagai warga PNG mereka memiliki kewajiban terhadap negara.

“Anda harus menghormati hukum negara ini dan setia. Negara ini telah memberi banyak hal dan ini saatnya untuk memberikan yang terbaik," katanya seraya menambahkan bahwa para penerima kewarganegaraan sudah menjadi orang PNG  dan upacara yang dilakukan hanyalah proses untuk memformalkan hal itu. (Post Courier)

loading...

Sebelumnya

Indonesia akan ambil langkah lawan fitnah media Australia soal Papua

Selanjutnya

Atasi konflik Papua, Ramos-Horta desak dialog; Powes Parkop dorong referendum

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe