Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. NIK diblokir jika tak urus administrasi, ini batas akhirnya
  • Jumat, 28 Desember 2018 — 13:57
  • 14424x views

NIK diblokir jika tak urus administrasi, ini batas akhirnya

Dikatakan, dokumen kependudukan meliputi Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Kelurahan (KK), Akta kelahiran, akta perkawinan melalui catatan sipil, dan akta kematian (bila ada sanak saudara yang telah meninggal).
Salah seorang warga saat melakukan perekaman KTP-el di Kelurahan Ardipura - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano berharap sebelum tanggal 31 Desember 2018, seluruh warga kota Jayapura telah memiliki semua dokumen kependudukan. Apabila belum, maka Nomor Induk kependudukan (NIK) warga yang bersangkutan akan diblokir.

"Saya sudah mengimbau kepada masyarakat melalui kepala distrik, lurah hingga RT/RW untuk memberitahukan kepada masyarakatnya guna mengurus dokumen kependudukannya. Batasnya tanggal 31 Desember 2018. Lewat daripada itu NIK-nya akan diblokir," kata BTM sapaan akrabnya.

Dikatakan, dokumen kependudukan meliputi Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Kelurahan (KK), Akta kelahiran, akta perkawinan melalui catatan sipil, dan akta kematian (bila ada sanak saudara yang telah meninggal).

Terkait dengan NIK yang diblokir, kata BTM, apabila masyarakat ingin membuka kembali blokiran tersebut maka seluruh dokumen kependudukan harus diurus.

"Harus diurus dulu semuanya baru NIK-nya bisa dibuka. Saya ingin warga saya tertib administrasi. Jangan mau masuk sekolah atau mau mengurus pekerjaan baru berbondong-bondong mengurus administrasi kependudukannya," ujarnya.

Saat ini, menurut BTM baru sekitar 78 persen masyarakat di Kota Jayapura yang memiliki dokumen kependudukan secara lengkap.

"Saya juga sudah menyuruh petugas saya untuk menyisir di setiap rumah-rumah warga untuk melihat apakah warga tersebut memiliki dokumen kependudukan yang lengkap atau tidak. Kalau tidak, langsung disuruh membuatnya. Pembuatannya gratis kok, tidak ada yang susah, tinggal datang ke Disdukcapil masukkan berkas tidak lama sudah beres semua," katanya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) KotaJayapura, Merlan Uloli mengatakan untuk Kota Jayapura masyarakat yang sudah memiliki KTP-el sudah 80 persen.

"20 persen sisanya adalah anak-anak yang usianya sudah mencukupi untuk memiliki KTP-el. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak distrik, kampung dan kelurahan agar dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya memiliki KTP-el," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengelolaan dana desa harus tepat sasaran

Selanjutnya

Sonny Hamadi menang di Pengadilan Tinggi, peluang masyarakat gugat tanah adat

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe