Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Masyarakat OAP didorong beternak babi
  • Jumat, 28 Desember 2018 — 20:17
  • 2197x views

Masyarakat OAP didorong beternak babi

Seorang Rohaniawan Katolik, Pastor Anselmus Meo, SVD terus mendorong orang asli Papua (OAP) mulai dari Ndalir sampai Kondo agar beternak babi. Sejak tahun 2015 silam, pihaknya merintis usaha beternak babi dan terus dikembangkan sampai sekarang. Lalu, mendorong OAP untuk beternak dan sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.
Kandang yang dibangun untuk beternak babi – Jubi/Frans L Kobun

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Seorang Rohaniawan Katolik, Pastor Anselmus Meo, SVD terus mendorong orang asli Papua (OAP) mulai dari Ndalir sampai Kondo agar beternak babi. Sejak tahun 2015 silam, pihaknya merintis usaha beternak babi dan terus dikembangkan sampai sekarang. Lalu, mendorong OAP untuk beternak dan sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya mengembangkan sampai 40 ekor babi dan beberapa waktu lalu dibeli oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk dibagikan kepada masyarakat di Distrik Ilwayab,” kata Pastor Ansel kepada Jubi, Jumat (28/12/2018).

Sehingga, lanjut dia, saat ini hanya tersisa beberapa ekor babi di kandang. Dalam waktu dekat, akan dicari 20 ekor lagi untuk persiapan, karena mesin produksi pakan ternak sudah ada.

Dijelaskan, setiap saat pihaknya memotivasi masyarakat beternak babi, karena budaya orang Papua sangat memerlukan babi sebagai simbol adat.

“Setiap hari saya bersama masyarakat, sehingga terus mendorong agar usaha beternak babi harus terus dikembangkan,” ungkap pastor asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

Ditambahkan, kandang yang ada, masih darurat. Namun segera dilakukan renovasi dengan membangun permanen.

Agustina Gebze, salah satu perempuan Marind, mengaku terus belajar dari Pastor Ansel, sehubungan dengan usaha beternak babi dan lain-lain.

“Sudah beberapa bulan, kami mengikuti Bapa Pastor dan banyak hal positif didapatkan. Kami diajarkan bagaimana beternak babi maupun mengembangkan usaha ekonomi produktif lain,” katanya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Seorang warga Tomer serahkan pistol rakitan dan amunisi

Selanjutnya

Rohaniawan Katolik gagas pembentukan koperasi untuk OAP di Tomer

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe