Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Damri akan upayakan bus pelajar/mahasiswa di Kota Jayapura
  • Minggu, 30 Desember 2018 — 23:49
  • 1315x views

Damri akan upayakan bus pelajar/mahasiswa di Kota Jayapura

Menurutnya, medio 2003-2011, ada angkutan bus Damri untuk pelajar dan mahasiswa di wilayah Kota Jayapura. Namun setelah itu, dana subsidi dihentikan karena ada masalah hukum. 
Suasana audiensi publik yang digelar legislator Papua, John NR Gobai di salah satu lokasi di tengah Kota Jayapura, Minggu (30/12/2018) petang - Jubi/Arjuna Pademme.

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kepala Deputi Usaha Damri Jayapura, Robi Mansoben mengatakan, pihaknya akan berupaya mendorong agar bus Damri yang melayani pelajar dan mahasiswa dapat kembali beroperasi di Kota Jayapura, seperti beberapa tahun lalu. 

"Terkait angkutan pelajar dan mahasiswa, ini memang perlu kami sampaikan kepada pimpinan," kata Mansoben saat audiensi publik yang digelar legislator Papua, John NR Gobai di salah satu lokasi di tengah Kota Jayapura, Minggu (30/12/2018) petang. 

Menurutnya, medio 2003-2011, ada angkutan bus Damri untuk pelajar dan mahasiswa di wilayah Kota Jayapura. Namun setelah itu, dana subsidi dihentikan karena ada masalah hukum. 

"Subsidi untuk pelajar dan mahasiswa ada di provinsi. Ada di pos keuangan di provinsi sejak 2003. Saya sempat mengelola dana itu sebelum pindah ke Kabupaten Nabire. Hanya terputus pada 2011 karena ada temuan hukum," ucapnya. 

Katanya, dulunya pejalar dan mahasiswa di wilayah Kota Jayapura, hanya membayar Rp1000 saat menggunakan jasa bus Damri, sedangkan biaya senilai Rp 2000 disubsidi pemerintah. 

"Akan saya sampaikan ke pimpinan," ujarnya. 

Sementara Benny Mawel, salah satu perwakilan masyarakat urban Suku Hobula dari Kabupaten Jayawijaya, yang ada di Kota Jayapura mengatakan, sarana transportasi ini menjadi keluhan masyarakat kecil, para pedagang dan patani asli Papua, pelajar, dan mahasiswa selama ini. 

"Dulu ada bus Damri beroperasi di Kota Jayapura. Sekarang tidak lagi, padahal biaya transportasi murah itu membantu para pelajar dan mahasiswa, dibandingkan kini naik angkot," kata Benny Mawel. 

Menurutnya, kini pelajar dan mahasiswa yang bermonisili di wilayah Dok atau di tengah Kota Jayapura, dan menuntut ilmu di sekolah atau kampus yang ada di sekitar Abepura dan Waena, Kota Jayapura, bisa butuh biaya transportasi hinga Rp. 50 ribu setiap harinya, karena harus beberapa kali berganti angkot. 

"Makanya saya mohon ada perhatian untuk pelajar dan mahasiswa," ucapnya. 

Legislator Papua, John NR Gobai mendukung upaya menghidupkan kembali bus Damri untuk pelajar dan mahasiswa di wilayah Kota Jayapura. 

"Pemprov sebaiknya memberikan subsidi kepada Damri agar dihidupkan kembali bus pelajar dan mahasisewa di Kota Jayapura. Bus beroperasi mulai dari dari Pasir II hingga Kampus Uncen di Perumnas III, Waena," kata Gobai. (*) 

loading...

Sebelumnya

Legislator dan Damri dorong terbentuknya BUMD transportasi

Selanjutnya

Angkutan udara jadi penyumbang inflasi tertinggi di Papua

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe