Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Operasi gabungan, 10 pekerja seks dan ratusan minol diamankan
  • Senin, 31 Desember 2018 — 18:33
  • 1024x views

Operasi gabungan, 10 pekerja seks dan ratusan minol diamankan

Razia seperti ini akan terus dilakukan bersama-sama, terutama operasi senjata tajam dan minuman beralkohol serta orang mabuk yang ada di Jayawijaya.
Sejumlah pekerja seks saat dimintai keterangan di Polres Jayawijaya - Jubi/IST

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Wamena, Jubi - Operasi gabungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama Polri dan TNI yang dipimpin langsung Bupati Jayawijaya sepanjang Minggu (30/12/2018) di sejumlah wilayah berhasil mengamankan 10 orang pekerja seks dan ratusan minuman beralkohol.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengungkapkan, operasi gabungan ini untuk menjaga situasi keamanan terutama menjelang pergatian tahun 2019.

Menurutnya, untuk proses tahapan penegakan hukum, tentunya akan ditangani langsung oleh pihak Kepolisian Polres Jayawijaya. Razia seperti ini akan terus dilakukan bersama-sama, terutama operasi senjata tajam dan minuman beralkohol serta orang mabuk yang ada di Jayawijaya.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba mengungkapkan, aparat gabungan berhasil mengamankan delapan orang mabuk, dua pelaku pembuat minuman keras dan enam orang yang membawa senjata tajam dan satu lokasi perjudian. Anggota Polres juga mengamankan 10 pekerja seks yang bekerja di lokasi Borneo, Jalan JB Wenas, Kampung Kama, Distrik Wesaput, Jayawijaya.

“Sepuluh orang yang diamankan ini telah dimintai keterangan. Dalam waktu dekat kami akan memulangkan mereka ke daerah asalnya. Kita akan tindak dengan pelanggaran prostitusi dan saya akan bicara dengan Pak Bupati untuk nantinya mereka akan dipulangkan,” kata Reba kepada wartawan di Mapolres Jayawijaya, Senin (31/12/2018).

Menyambut Tahun baru 2019, Kapolres Jayawijaya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dalam beraktivitas dan dapat melaporkan ke pihak kepolisian, jika melihat atau mendapat ancaman. Kapolres berharap bantuan masyarakat Jayawijaya untuk membantu kinerja kepolisian dalam menjaga kedamaian di wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Kapolres juga mengaku jika terkait kasus pembunuhan pendeta Clarce Rinssampesy Salamena akhir pekan kemarin, kepolisian telah mengantongi identitas pelaku.

“Kami sudah mengantongi identitas salah satu tersangka pembunuhan Ibu Pdt. Claarce Rinssampesy dan sedang dalam pencarian,” kata Reba. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemda dan polisi Jayawijaya akan sweeping Sajam,berantas Miras

Selanjutnya

Kapolres Jayawijaya bantah rencana razia bocor

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe