Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Kim Jong-un kirim pesan perdamaian untuk Trump
  • Selasa, 01 Januari 2019 — 16:23
  • 871x views

Kim Jong-un kirim pesan perdamaian untuk Trump

Pesan itu dikirim Jong-un saat negosiasi denuklirisasi antara kedua negara pasca KTT AS-Korut mandeg.
Ilustrasi perdamaian, pixabay.com

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jakarta, Jubi -Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un dikabarkan mengirim pesan perdamaian bagi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada akhir 2018. Pesan itu dikirim Jong-un saat negosiasi denuklirisasi antara kedua negara pasca KTT AS-Korut mandeg.

Surat kabar Chosun Ilbo melaporkan surat itu dikirimkan Kim Jong-un pada Jumat pekan lalu melalui jalur yang tidak diketahui. Koran pemerintah Korut itu tak menjelaskan detail isi dari pesan damai yang dikirim pemimpinnya tersebut.

Dikutip Reuters, kedutaan besar AS di Korea Selatan dan Kementerian Luar Negeri AS juga tak dapat langsung memberikan konfirmasi terkait pesan itu. Istana Kepresidenan Korsel, Cheongwadae, juga tak dapat mengonfirmasi kabar tersebut.

"Ada jalur dialog antara Korea Utara dan AS tempat keduanya bertukar komunikasi secara aktif. Tetapi saya tidak bisa mengetahui apakah itu berbentuk surat atau sesuatu yang lain," kata juru bicara Cheongwadae, dalam jumpa pers di Seoul, Senin (31/12/2018).

Dalam pertemuan perdananya dengan Trump di Singapura, Kim Jong-un berjanji mau memulai proses denuklirisasi. Namun AS maupun Korut sama-sama kesulitan membuat kemajuan denuklirisasi akibat perbedaan keinginan.

AS menginginkan Korut melucuti nuklir sepenuhnya sebelum menghapus semua sanksi yang selama ini dijatuhkan terhadap negara terisolasi itu. Di sisi lain, Pyongyang menginginkan Washington pelan-pelan mencabut sanksi sembari mereka memproses pelucutan senjata nuklir.

Kedua belah pihak juga belum menjadwal ulang pertemuan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dengan orang nomor dua di Korut, Kim Yong Chol, yang seharusnya berlangsung pada November lalu.

Sejak pertemuan tinggi AS-Korut pada Juni lalu, media pemerintah Korut memuji kesediaan Trump yang ingin melanjutkan dialog dengan Pyongyang. Namun, di saat bersamaan Korut mengecam Kemlu AS karena terus menekan negaranya dengan sanksi.

Selain Trump, Kim Jong-un juga mengirimkan sepucuk surat bagi Presiden Korsel Moon Jae-in di pengunjung 2018. Dalam surat itu, Kim Jong-ung mengungkapkan keinginannya untuk lebih sering bertemu Moon di tahun mendatang.

Dalam surat itu, Kim Jong-un juga disebut turut mengaku menyesal lantaran lawatannya ke Seoul belum bisa terlaksanakan. Padahal, dalam KTT Inter-Korea ketiga pada September lalu di Pyongyang, Kim Jong-un berjanji akan mengunjungi Seoul dalam waktu dekat. (*)

loading...

Sebelumnya

Filipina diguncang bom jelang akhir tahun

Selanjutnya

Cegah imigran, AS tembakkan gas air mata di perbatasan Meksiko

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe