Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Catut nama pejabat Polda Papua Barat, Godhelp: Pangkas pemasok miras
  • Jumat, 04 Januari 2019 — 02:34
  • 719x views

Catut nama pejabat Polda Papua Barat, Godhelp: Pangkas pemasok miras

Bagi Mansnembra, miras saat ini telah menjadi ancaman dan faktor utama berbagai tindak kriminal yang berujung pada hilangnya nyawa manusia terutama orang asli papua (OAP), yang sering mengkonsumsinya.
61 Karton barang bukti miras hasil sitaan gabungan Brimob Polda Papua Barat dan Denintel Kodam Kasuari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Kepala satuan (Kasat) Brimob Polda Papua Barat Kombes Godhelp Mansnembra berkomitmen untuk memberantas minuman keras (miras) melalui berbagai jalan tikus yang digunakan oleh para pemasok ilegal ke Manokwari. 

Bagi Mansnembra, miras saat ini telah menjadi ancaman dan faktor utama berbagai tindak kriminal yang berujung pada hilangnya nyawa manusia terutama orang asli papua (OAP), yang sering mengkonsumsinya.

"Jangan ada masalah dulu baru kita turun tangan, atau ada ancaman keamanan yang ekskalasinya besar, baru Brimob dikerahkan. Mulai awal tahun ini saya perintahkan seluruh personel untuk tidak main-main dengan miras. Orang bisa mabuk alkohol karena ada yang sediakan. Mereka yang sediakan (pemasok) inilah yang harus dipangkas dari Manokwari,” tegas Mansnembra.

Dalam konferensi pers yang digelar Mansnembra di Mako Brimob Polda Papua Barat, Kamis (3/1/2019) sore, Ia merilis tentang keberhasilan anggotanya bersama Detasemen Intelijen Kodam VXIII Kasuari yang menggagalkan penyelundupan ratusan botol minuman keras yang sengaja dimainkan oleh salah satu pemasok besar di Manokwari.

Dalam rilisnya, Mansnembra secara gamblang menyebut nama Tonny sebagai pemilik/pemasok ratusan botol miras tersebut yang selama ini disebut-sebut sebagai pemilik toko Bintang Jaya, salah satu toko alat elektronik di Jalan Trikora Wosi Manokwari.

"Anggota Brimob kerjasama dengan Denintel Kodam Kasuari, kita gagalkan penyelundupan ratusan botol miras pada tanggal 1 Januari kemarin sekira pukul 03.00 WP. Saat penangkapan, ratusan botol miras berbagai merek itu diangkut menggunakan longboat menepi di pinggir pantai dan kemudian dimasukkan ke dalam mobil box yang ditugaskan oleh Tonny untuk jemput dan distribusi ke beberapa agen,” ujar Mansnembra.

Sementara, dari hasil penangkapan itu, barang bukti yang diamankan yaitu ratusan botol miras merek Wisky Robinson, Black Label dan Vodka yang dipaketkan dalam 61 karton. Mobil box dan sopir juga diamankan, sementara longboat berhasil kabur setelah mengetahui ada penggrebekan.

"Hasil pengembangan dari sopir, dia mengaku barang tersebut milik Tonny dan dia hanya diperintahkan untuk jemput dan distribusi. Pengakuan sopir tersebut juga diperkuat dengan bukti komunikasi melalui telepon seluler yang disita," ujarnya.

Mansnembra juga memberi ultimatum agar Tonny yang saat ini di Surabay segera datang ke Manokwari untuk bertanggungjawab. Selain menyelundupkan miras, Tonny juga telah mencatut sejumlah nama pejabat Polda Papua Barat termasuk Mansmembra. 

"Tonny sekarang masih di Surabaya. Saya minta dia harus datang untuk bertanggungjawab. Dia juga catut nama saya dan sejumlah pejabat Polda Papua Barat dalam pekerjaan gelapnya itu. Jadi barang bukti miras dan mobil masih kami tahan di Mako Brimob sampai pemiliknya (Tonny) datang untuk bertanggungjawab baru bisa kami serahkan ke Polda,” ujar Mansnembra.

Sementara, Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan yang dikonfirmasi Jubi, mengatakan telah melaporkan hal tersebut kepada Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Manokwari dan juga kepada kuasa hukum Pemda Manokwari untuk melakukan pengkajian dan memberikan sanksi terberat bagi pelaku sesuai Perda Miras yang berlaku .

"Pemasok miras atas nama Tonny itu sudah berulang kali melakukan hal yang sama. Kali ini tidak ada toleransi, dan dia akan diberi sanksi terberat. Saya sudah laporkan ke Dinas PTSP dan Kuasa Hukum Pemda Manokwari untuk dikaji,” ujar Demas Mandacan melalui pesan singkatnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Senpi jadi mahar perkawinan, Kapolda Papua Barat: Ini ancaman

Selanjutnya

Edarkan Miras, pemilik Bintang Jaya terancam diusir dari Manokwari

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe